in

4 Makanan Tradisional Dunia Ini Bisa Bikin Nyali Kamu Ciut

4 makanan tradisional dunia
Foto: Shutterstock

Ngobrolin.id — Setiap daerah memiliki keunikan sendiri, terutama soal makanan. Perbedaan tersebut tentunya menimbulkan berbagai dampak. Tak jarang juga yang kemudian membuat orang lain merasa jijik atau takut. Nah, ada 4 makanan tradisional dunia yang akan membuat banyak nyali menciut ketika mendengar atau melihatnya. Apa saja?

4 makanan tradisional dunia
Foto: Shutterstock
  1. Telur Semut, Thailand

Semut weaver atau semut penenun adalah salah satu jenis serangga yang dapat dengan mudah ditemukan di Thailand. Semut ini juga dimanfaatkan menjadi panganan khas di sana. Warna kemerahan pada semut dan telur mereka yang berwarna putih dianggap memiliki cita rasa tinggi bagi penduduk di Thailand Utara. Keduanya dijadikan sebagai pelengkap dari beberapa jenis masakan khas Thailand, termasuk salad, tumis-tumisan, dan juga berbagai sup.

  1. Guinea pig atau Marmut, Ekuador

Marmut berasal dari Amerika Selatan. Mereka telah dijinakkan oleh manusia sejak lebih dari 3.000 tahun yang lalu di Andes, daerah di mana mereka dibesarkan dan dikonsumsi dagingnya oleh penduduk asli dari beberapa kota di wilayah tersebut.

Cuy adalah nama sajian berbahan dasar daging marmut ini. Cuy juga sering disajikan dalam suatu acara khusus di Ekuador dan negara-negara Andean lainnya. Secara tradisional marmut disajikan dengan cara dipanggang dan digoreng (dengan bulu yang sudah dikuliti).

  1. Tarantula, Kamboja

Ketika hidup, mereka menyerang dan menimbulkan rasa ketakutan bagi sebagian besar makhluk hidup. Namun, ketika mati, mereka menjadi camilan populer di Kamboja. Tarantula goreng dapat ditemukan di beberapa wilayah Kamboja. Laba-laba yang dapat tumbuh sebesar tangan manusia ini digoreng dalam minyak hingga kaku dan biasanya dibumbui dengan monosodium glutamat, gula, garam, dan bawang putih.

Banyak wanita Khmer percaya bahwa tarantula memiliki kandungan protein yang tinggi. Bahkan mereka meyakini dengan memakan tarantula, dapat meningkatkan kecantikan.

  1. Darah goreng, Irlandia

Black pudding atau darah goreng adalah salah satu sarapan pokok tradisional Irlandia yang terbuat dari darah babi, lemak, oatmeal, bumbu-bumbu, dan beberapa daging babi yang dibentuk seperti sosis. Bagi Anda yang merasa jijik karena darah, mereka juga memiliki white pudding yang terdiri dari bahan dasar yang sama, hanya saja tidak ditambah dengan darah.

Kedua “puding” tersebut disajikan sebagai salah satu menu sarapan tradisional di Irlandia bersama sosis, rashers (bacon), telur goreng, kacang panggang, tomat goreng, dan roti cokelat.

Drisheen adalah makanan tradisional Irlandia lainnya yang terbuat dari campuran darah (domba, sapi, dan babi), lemak, herbal, dan susu yang kemudian dibungkus dalam usus domba atau babi. Makanan ini jauh lebih kenyal dan beragar-agar daripada black pudding.

Depresi tersenyum

Depresi Tersenyum, Apa Itu?

Hari Puisi Nasional

Hari Puisi Nasional, Yuk Berkenalan dengan Penyair Ternama Indonesia