in

4 Perubahan Fisik pada Manusia Akibat Perkembangan Teknologi

perubahan fisik pada manusia
Foto: Pixabay

Ngobrolin.id — Perkembangan teknologi dan kehidupan modern berupa jam kerja yang panjang serta paparan smartphone telah menyebabkan perubahan pada manusia saat ini. Tidak hanya pada gaya hidup dan mental semata, perubahan fisik pada manusia pun kerap terjadi karena perkembangan teknologi tersebut. Dilansir dari NY Post, berikut sejumlah perubahan yang dialami oleh manusia saat ini.

  1. Gigi miring

Jenis makanan kita telah berubah drastis selama 20 tahun terakhir. Saat ini makanan yang kita konsumsi menjadi lebih lembut dan diolah. Perubahan jenis makanan ini disebut ilmuwan merupakan penyebab terjadinya perubahan pada gigi.

Mengunyah makanan yang cukup keras bisa membantu gigi menggeretak dan tumbuh secara lurus mulai masa anak-anak. Perubahan makanan ini membuat rahang tak bekerja sekeras sebelumnya sehingga mengalami perubahan.

“Pada masyarakat post-industrial, kita cenderung mengalami berbagai masalah gigi seperti gigi terlalu padat, gigi miring, dan lain sebagainya,” jelas Dr. Noreen von Cramon-Taubadel dari The State University of New York, Buffalo.

  1. Munculnya tanduk di tengkorak

Secara mengejutkan, tanduk hingga sepanjang 30 milimeter mulai muncul di kepala masyarakat saat ini. Benjolan yang muncul pada bagian bawah tengkorak dan sedikit di atas leher ini sangat langka pada 100 tahun lalu.

Hal aneh ini muncul karena penggunaan smartphone, yang biasanya membuat orang menunduk dan bahkan jika diakumulasi bisa sampai empat jam dalam sehari. Hal ini membuat leher bekerja lebih keras dan tubuh meresponsnya. Benjolan tumbuh pada tulang di mana otot leher bertemu kepala. Tonjolan ini muncul untuk membantu leher menyokong berat kepala ketika kita menunduk.

  1. Siku menyempit

Gaya hidup masyarakat masa kini yang jarang bergerak membuat tengkorak menjadi lebih rapuh dibanding pada masa lalu. Tengkorak bakal tumbuh dan semakin kuat ketika terus digunakan, namun saat ini manusia beraktivitas lebih sedikit dibanding sebelumnya.

Peneliti dari Universitas Postsdam di Jerman menemukan bahwa siku kita menyusut karena manusia saat ini tidak banyak berjalan. Penyusutan ini juga disebut dipicu oleh kebiasaan kita yang duduk dalam waktu lama.

  1. Jari sensitif

Berdasar sebuah penelitian pada 2014, jempol dan jari saat ini menjadi lebih sensitif dibanding sebelumnya. Kebiasaan beraktivitas dengan smartphone selama sehari-hari mengubah jarak otak memproses sentuhan yang kita lakukan.

Sebuah penelitian yang dilakukan di Universitas Zurich, Swiss menemukan bahwa ketika seseorang menyentuh touchscreen, terjadi aktivitas otak yang lebih tinggi dibanding ketika melakukan sentuhan pada hal lain.

tips awet muda ala Jennifer Lopez

7 Tips Awet Muda ala Jennifer Lopez

mobil matik dan mobil manual

Mobil Matik dan Mobil Manual, Mana yang Lebih Hemat?