in

Alasan 17 Agustus Identik dengan Perlombaan

17 agustus
foto: unsplash

Ngobrolin.id — Setiap menjelang 17 Agustus pasti banyak orang yang sibuk mempersiapkan perlombaan, mulai dari perlombaan yang selalu ada tiap tahun, mulai dari lomba makan kerupuk hingga lomba-lomba baru yang tercipta di tengah era digital seperti lomba game online. Pernahkah terlintas di benak kamu, kenapa 17 Agustus itu identik dengan perlombaan?

17 Agustus merupakan hari bersejarah bagi bangsa Indonesia. Tidak heran, jika hampir seluruh lapisan masyarakat sibuk mempersiapkan sambutan untuk hari tersebut.

Dilansir dari kompas.com, sejarawan JJ Rizal menyampaikan tidak diketahui secara pasti siapa tokoh yang mengenalkan dan mengawali lomba-lomba pada saat Hari Kemerdekaan Indonesia.

Perlombaan yang diadakan pada Hari Kemerdekaan tersebut merupakan turun-temurun dari masa Belanda. Terutama, di masa penjajahan Jepang karena saat itu muncul jenis-jenis perlombaan baru seperti lomba panjat pinang yang selalu berhasil membuat warga sekampung antusias untuk menontonnya.

Pada saat ulang tahun Djawa Baroe yang jatuh tiap Maret dan kebetulan berdekatan dengan momen masuknya Jepang ke Indonesia, masyarakat dikenalkan dengan perlombaan baru yang bernama tarik beban berat dan lomba kuda-kuda.

JJ Rizal menjelaskan bahwa perlombaan pada Hari Kemerdekaan tersebut merupakan persambungan dari masa sebelum merdeka yang diperkaya dengan isi baru.

Selain jenis lomba yang terus berkembang, momen perayaannya juga berganti. Jika dulu perlombaan dilakukan untuk menghormati Ratu Belanda atau kedatangan Jepang, kini perlombaan diadakan untuk memperingati Hari Kemerdekaan Indonesia.

Perlombaan 17 Agustus yang sering dirindukan antara lain lomba makan kerupuk, balap karung, tarik tambang, memasukkan paku ke botol, dan masih banyak lagi. Sayangnya, di tengah pandemi COVID-19 lomba-lomba tersebut tidak bisa dilaksanakan karena akan menimbulkan kerumunan yang berpotensi menjadi klaster penularan virus COVID-19.

Selain perlombaan, masih ada banyak tradisi unik yang kerap dilakukan masyarakat Indonesia dari berbagai belahan daerah.

Misalnya, tradisi pacu kude di Aceh, lomba dayung di Banjarmasin, obor estafet di Semarang, lomba sampan layar di Batam, telok abang di Palembang, barikan di Malang, sepakbola durian di Kebumen, trikatan (pembacaan sajak atau mengenang jasa pahlawan) di Jawa, pawai jampana di Bandung, persean di Lombok, dan masih banyak lagi.

croffle

Asal Mula Croffle yang Saat Ini Sedang Viral

lomba balap karung

Menyingkap Asal-usul Lomba Balap Karung yang Identik dengan 17 Agustus