in ,

Alasan Minyak Goreng Bekas Lebih Enak Tapi Berbahaya

Yang enak belum tentu sehat gengs

minyak goreng bekas
foto: pixabay

Ngobrolin.id — Siapa yang gak kenal gorengan, salah satu camilan andalan yang sangat nikmat dikonsumsi bersama teh hangat atau kopi. Gorengan yang sering kamu beli di abang-abang digoreng dengan menggunakan minyak goreng bekas yang sudah digunakan berkali-kali.

Banyak orang mengatakan rasa gorengan lebih enak jika digoreng dengan minyak goreng bekas. Meskipun, sebenarnya minyak goreng tersebut tidak menyehatkan tubuh.

Dilansir dari cnnindonesia.com, dokter spesialis gizi klinis, Juwalita Surapsari menjelaskan minyak yang sudah digunakan berkali-kali dapat membuat rasa gorengan menjadi enak karena adanya proses kimia yang terjadi sehingga minyak tersebut dapat membuat gorengan terasa lebih gurih.

Rasa gurih tersebut bisa didapatkan dari minyak yang sudah berubah warna menjadi kehitaman, kental, atau bahkan berbuih. Kondisi minyak tersebut terjadi akibat serangkaian proses penggorengan yang berhubungan dengan titik didih yang menurun dari 232°C menjadi 207°C. Proses tersebut menyebabkan minyak mudah terurai dan mengalami proses kimiawi yang panjang dan menghasilkan radikal bebas.

Proses kimiawi yang terjadi saat menggoreng memunculkan proses oksidasi, hidrolisis, dan polimerasi asam lemak yang menghasilkanya senyawa bersifat karsinogenik seperti acrolein.

Hidrolisis merupakan proses pemecahan molekul trigliserida menjadi asam lemak bebas dengan gliserol dengan bantuan air yang berasal dari makanan. Kemudian terjadi proses oksidasi yang menghasilkan senyawa aldehid yang merupakan radikal bebas.

Minyak yang sudah digunakan berkali-kali dapat menyebabkan trans fat semakin tinggi, begitupun dengan ketiga proses kimiawi di atas sehingga zat berbahaya yang dihasilkan juga semakin banyak.

Jika kamu terus mengonsumsi gorengan yang digoreng dengan minyak bekas, lambat laun kamu dapat mengalami peradangan di dalam tubuh yang tidak terlihat karena peradangan terjadi di pembuluh darah.

Peradangan tersebut dapat memicu plak yang membuat pembuluh darah menyempit dan akhirnya menghambat aliran darah. Keluhan yang sering terjadi akibat kondisi tersebut adalah stroke.

Untuk mencegah hal buruk tersebut terjadi, sebaiknya kamu mulai belajar untuk mengurangi konsumsi gorengan. Menurut Kementerian Kesehatan, asupan minyak harian tidak lebih dari 5 sendok makan apabila konsumsi kalori per hari kamu sekitar 2.000 kalori.

Pesan penipuan dari whatsapp

Trik untuk Menghindari Pesan Penipuan dari WhatsApp

jatuh cinta dengan sahabat

Jatuh Cinta dengan Sahabat Sendiri, Indah Tapi Ragu