in ,

Angkringan The Series, Kesederhanaan yang Hangat

Angkringan The Series
foto: Instagram @lifelikepictures

Ngobrolin.id — Di tengah arus perkembangan usaha food and beverage yang semakin meningkat, usaha angkringan dan warung kopi seakan tidak pernah ada matinya. Meski terbilang sederhana dan jauh dari kata keren, angkringan selalu mampu menyajikan kisah yang sederhana dan menarik. Film Angkringan The Series mengangkat kisah warung makan kecil-kecilan menjadi cerita yang semakin menarik dan penuh makna.

Film ini disutradari oleh Adriyanto Dewo dan diproduksi oleh Lifelike Pictures. Angkringan The Series tayang khusus di Mola TV dengan enam episode. Film ini menceritakan usaha Angkringan Arundalu yang dimiliki oleh Mas Deddy (Dwi Sasono). Angkringan tersebut kerap didatangi oleh pelanggan yang memiliki ceritanya masing-masing.

Awalnya, angkringan Mas Deddy berjualan di emperan, kemudian beberapa tahun terakhir menyewa ruangan. Angkringan tersebut dikelola oleh Mas Deddy sendirian.

Makanan dan minuman yang disajikan dalam warung angkringan tersebut sangat khas angkringan, yakni kopi, jahe, teh, ronde, nasi kucing, mi instan, dan sebagainya

Misalnya, di episode pertama datang seorang ibu bernama Ratih (Dayu Wijayanto) yang bercerita bahwa ia tertekan selama menikah dengan suaminya. Ibu Ratih merasa lega ketika suaminya sudah meninggal dunia.

Hal serupa juga terjadi pada episode-episode berikutnya, pelanggan yang datang selalu membawa kisah yang unik. Mas Deddy selalu berusaha untuk mendengarkannya dan menanggapinya dengan bijak.

Setiap cerita yang dibawa oleh pelanggannnya hampir bersinggungan dengan pengalaman yang pernah Mas Deddy rasakan. Itu sebabnya banyak pelanggan yang senang berdiskusi dengan Mas Deddy karena dirinya dianggap bijak dan mampu membantu mengurai masalah. Sebagian besar cerita yang diangkat dalam film series ini adalah persoalan kompleksitas keluarga dan rumah tangga.

Cerita film ini tidak hanya terpusat pada cerita pelanggan, Angkringan The Series juga menampilkan misteri permasalahan antara Deddy dan istrinya. Hal tersebut ditampilkan melalui kepingan flashback yang sering teringat oleh Deddy.

Hal unik dari film ini adalah durasi setiap episode yang pendek, hanya sekitar 17—20 menit. Durasi tersebut terbilang sedikit untuk film serial yang biasanya memakan waktu 40—60 menit untuk satu episodenya. Namun, ternyata, durasi yang singkat tersebut menjadi salah satu daya tarik karena cerita yang disampaikan di setiap episodenya to the point.

 

oversharing

Oversharing, Kebanyakan Sharing di Dunia Maya Emang Gak Bagus

kebanyakan duduk

Bahaya yang Jarang Disadari dari Kebanyakan Duduk