in

Apa Yang Harus Dilakukan Setelah Pensiun?

Image: Pixabay

Menjelang masa pensiun, Anda mungkin akan berpikir bahwa penghasilan akan otomatis berkurang atau bahkan terhenti sama sekali. Masa pensiun bisa jadi memang merupakan masa di mana saatnya Anda beristirahat dari kesibukan mencari nafkah. Namun, tak jarang menurunnya penghasilan serta kebutuhan finansial yang masih cukup tinggi setelah pensiun, membuat para pensiunan harus memikirkan bagaimana agar isi kantung bisa tetap terpenuhi.

Anda tak perlu khawatir! Pada masa pensiun ini, Anda justru memiliki waktu yang lebih banyak untuk melakukan berbagai aktivitas dibandingkan saat masih bekerja. Anda bisa memanfaatkan waktu luang yang banyak ini untuk tetap produktif dan menghasilkan rupiah sekaligus menghabiskan waktu bersama keluarga. Masa pensiun, bukan berarti masa di mana Anda harus mencari akal untuk membunuh waktu. Sebaliknya, Anda harus berpikir bagaimana caranya agar masa pensiun dapat Anda manfaatkan sebaik mungkin untuk menghasilkan hal-hal terbaik dalam kehidupan selanjutnya. Untuk itu, Anda harus merencanakan dan mempersiapkan masa pension dengan baik sejak dini.

Jika sejak dini sudah melakukan perencanaan pensiun dengan baik, setidaknya Anda memiliki harapan yang lebih besar untuk menjalani kehidupan yang lebih berkualitas, meski secara usia mungkin terus menurun produktivitasnya. Untuk itu, idealnya memang sejak dini kita perlu menetapkan tujuan yang ingin kita capai ketika memasuki masa pensiun.

Salah satu studi yang terkenal mengenai perilaku orang-orang yang menghadapi masa pensiun dilakukan oleh G.F. Streib dan C.J. Schneider, yang dituangkan dalam buku “Retirement in American Society: Impact and Process”. Kedua psikolog ini memulai studinya secara khusus dengan meneliti sekelompok responden yang terdiri dari para profesional yang bekerja dengan penuh semangat dan produktif. Kedua psikolog itu terus mengamati perkembangan sekelompok responden tersebut selama masih bekerja hingga mereka pensiun. Hasilnya, beberapa orang dari sekelompok responden tersebut ada yang kembali bekerja setelah pensiun.

Secara umum, temuan atas studi tersebut menunjukkan hal-hal yang cukup positif, yakni kesehatan responden tidak menurun setelah pensiun, begitu pula kepuasan mereka terhadap hidup atau gambaran terhadap diri sendiri (self-image) tidak berubah secara drastis; para pensiunan ini juga tidak merasa tiba-tiba menjadi tua dan tak berguna. Ketika penghasilan menurun tajam, beberapa orang dari para pensiunan dalam studi ini ternyata telah siap menghadapi kenyataan. Dengan persiapan dan perencanaan yang lebih baik, mereka tidak terlalu khawatir menghadapi masalah keuangan.

Temuan tersebut menunjukkan betapa pentingnya seseorang jauh-jauh hari mempersiapkan diri dengan baik untuk menghadapi masa pensiun. Dari penelitian tersebut, kedua psikolog itu juga menemukan bahwa para profesional yang sejak dini mempersiapkan masa pensiunnya dengan baik cenderung lebih tenang dan percaya diri ketika memasuki masa pensiun. Kedua peneliti tersebut menyimpulkan bahwa kesehatan yang baik dan penghasilan yang memadai merupakan modal penting untuk penyesuaian diri yang baik ketika seseorang memasuki masa pensiun.

Mengenal Manfaat Detoksifikasi Pada Tubuh

Inilah Yang Harus Dipertimbankan Sebelum Menjadi Mompreneur