in

Asal Mula Hari Buruh Sedunia

Inilah mengapa setiap 1 Mei para buruh berdemo demi kesejahteraan mereka

asal mula hari buruh sedunia
Foto: pexels

Ngobrolin.id — Hari ini (1/5) diperingati sebagai hari buruh. Bukan tanpa sebab, asal mula hari buruh sedunia ini merupakan tonggak dalam sejarah industri yang semakin berkembang setiap waktunya. Tapi, mengapa harus dirayakan pada 1 Mei?

Sebutan lain bagi Hari Buruh adalah May Day. Hari Buruh bermula ketika perkembangan kapitalisme industri mulai menjalar ke seluruh penjuru dunia. Terutama, perkembangan industri ini memengaruhi negara-negara di Eropa dan Amerika Serikat.

Berbagai industri mulai menerapkan jam kerja yang tidak wajar bagi karyawannya. Kebanyakan dari mereka harus bekerja di atas 12 jam per harinya. Hal ini dilakukan untuk mencapai target produksi yang diinginkan pasar.

Tingginya waktu kerja para butuh tidak sebanding dengan hak yang mereka peroleh. Buruh memiliki waktu kerja yang sangat disiplin dan intensif, sedangkan upah yang diperoleh sangat minim. Belum lagi kondisi kerja di pabrik.

Berbagai kondisi tersebut bertolak belakang dengan keadaan para pemilik modal. Oleh karena itu, mulai muncullah perlawanan-perlawanan dan gerakan dari kalangan kelas pekerja. Sejak awal 1800-an, telah terjadi aksi mogok kerja para karyawan.

Puncaknya pada 1872, ratusan ribu pekerja melakukan aksi mogok kerja sebagai upaya protes. Mereka menuntut pengurangan jam kerja yang tidak wajar. Tokoh dari peristiwa ini adalah Peter McGuire dan Matthew Maguire, pekerja mesin dari Peterson, New Jersey.

Bersama dengan para pekerja, McGuire melobi pemerintah untuk menyediakan pekerjaan bagi para pengangguran. Ia juga mendorong untuk kebijakan pemberian uang lembur.

Berbagai aksi terus terjadi. Hingga akhirnya terjadi Kongres Internasional Pertama yang diselenggarakan di Jenewa, Swiss. Kongres ini dihadiri berbagai organisasi pekerja di dunia. Kongres ini pulalah yang menghasilkan sebuah aturan mengenai waktu kerja.

Tanggal 1 Mei kemudian ditetapkan menjadi Hari Buruh Sedunia. Tuntutan kerja delapan jam sehari berhasil disepakati, namun belum diberlakukan sepenuhnya.

Munculnya Hari Buruh atau May Day juga tidak lepas dari peristiwa Haymarket. Peristiwa ini terjadi pada 1 hingga 4 Mei 1886 di Amerika Serikat. Sebanyak ratusan ribu pekerja memutuskan melakukan mogok kerja untuk merealisasikan kesepakatan tuntutan waktu kerja delapan jam sehari. Hal ini membuat kalangan industri di Chicago, panik.

Hari pertama, sebanyak lebih dari 300 ribu pekerja berkumpul di banyak tempat di Amerika. Memasuki hari ketiga, pemerintah mulai mengerahkan polisi untuk meredakan aksi yang terjadi di pabrik McComick. Sejumlah orang tewas dalam aksi ini.

Hari berikutnya pada 4 Mei 1886, di bundaran lapangan Haymarket telah berkumpul para buruh untuk melakukan aksi dalam skala lebih besar. Ratusan orang tewas dalam penembakan dan para pemimpinnya dihukum mati.

Anak jadi perundung

Mental Tak Sehat Sebabkan Anak Jadi Perundung

makanan pemicu maag

Maag? Hindari Makanan Ini!