in , ,

Asal Usul Kata Mudik yang Kerap Terdengar Menjelang Lebaran

ternyata ini loh arti kata mudik

asal kata mudik
foto: pixabay

Ngobrolin.id — Di Indonesia, mayoritas masyarakatnya menganut agama Islam sehingga ketika hari lebaran tiba, suasananya akan sangat terasa berbeda. Banyak tradisi yang dilakukan oleh masyarakat pada hari lebaran, salah satunya mudik. Secara umum, mudik berarti pulang ke kampung halaman untuk sementara waktu. Namun, sudah tahu belum asal kata mudik itu berasal dari mana dan apa sih makna sebenarnya?

Ternyata, mudik merupakan kata yang berasal dari bahasa Jawa, akronim dari kata “mulih dilik” atau yang berarti pulang sebentar. Namun, semakin ke sini, makna mudik sering dianggap sama dengan udik yang berarti kampung halaman. Hal tersebut menyebabkan makna kata mudik sangat erat kaitannya dengan pulang ke kampung halaman sesaat yang hanya bisa dilakukan pada lebaran. Saking melekatnya, mudik dengan lebaran seperti tidak bisa dipisahkan.

Perkembangan asal kata mudik di Jakarta dimulai pada era ‘70-an, kala itu mulai banyak para pendatang dari berbagai daerah mengadu nasib di Kota Jakarta. Setiap lebaran mereka akan kembali selama beberapa waktu untuk mengunjungi keluarga di kampung. Setelah masa libur lebaran habis, mereka akan kembali ke Jakarta. Sejak saat itulah mudik menjadi identik dengan lebaran (Idulfitri).

Namun, tahukah kamu mudik tidak selalu hanya bisa dilakukan pada lebaran? Pada dasarnya, mudik bisa dilakukan kapan saja, saat kamu pulang dari tempat perantauan atau kosan ke daerah asal kamu.

Ternyata, tradisi mudik sudah ada sejak zaman Kerajaan Majapahit, lho. Pada masa itu, masyarakat banyak yang merantau pergi ke daerah lain untuk mencari peruntungan yang lebih baik dari tempat asalnya. Pada zaman dahulu, kekuasaan Majapahit cukup besar sehingga cakupan wilayah perantauan pun menjadi sangat luas. Hal tersebut menyebabkan terjadinya perantauan secara besar-besaran.

Pada saat ada hari raya keagamaan, masyarakat perantauan akan kembali ke kampung halaman untuk membersihkan makam-makam leluhur serta berkumpul dengan sanak saudara.

Tradisi ini tidak hanya terjadi di Indonesia. Beberapa negara yang mayoritasnya menganut agama Islam seperti Indonesia juga melakukan tradisi serupa, yakni mudik saat lebaran.

 

 

 

 

iktikaf

Iktikaf yang Ramai pada 10 Malam Terakhir Ramadan

mengelola THR

Tips Mengelola THR di Tengah Pandemi