in

Atasan Cerewet? Ini Solusinya

Sabar ya, we know how it feels.

mengatasi atasan cerewet
Foto: freepik

Ngobrolin.id — Memiliki rekan kerja yang banyak omong sudah bikin pusing kepala. Apalagi kalau memiliki atasan yang demikian. Tim Ngobrolin punya beberapa solusi nih untuk mengatasi atasan cerewet. Yuk, coba satu per satu caranya agar kamu terhindar dari ‘omelan’-nya.

Introspeksi diri

Jika atasanmu terlalu banyak berbicara, jangan buru-buru dibantah begitu saja. Coba introspeksi pada hasil pekerjaan yang kamu lakukan. Apakah kamu berbuat kesalahan? Apakah ada yang kurang beres dalam pekerjaanmu?

Evaluasi diri penting untuk mengetahui penyebab atasanmu cerewet kepadamu. Jika kamu sudah melakukannya dan menurutmu kamu tidak bermasalah dengan diri sendiri, mungkin memang kamu bukan penyebabnya. Namun, jangan kendorkan pertahanan, ya.

Tetap fokus pada pekerjaan, jangan dimasukkan hati

Selain memengaruhi pekerjaan, sifat bos yang suka terlalu banyak berkomentar juga bisa berimbas pada hasil kerjamu. Eits, jangan dulu gagal fokus. Daripada kamu memasukkan seluruh perkataannya ke hati, lebih baik kamu fokus dengan pekerjaanmu.

Lakukan pekerjaanmu dengan semaksimal mungkin. Jangan beri celah bagi atasan untuk memberikan komentar yang kurang berkenan. Kalau masih berkomentar, coba masukkan ke telinga dan keluarkan lagi. Intinya, jangan buru-buru dimasukkan ke hati.

Jangan dilawan, dengarkan saja

Salah satu cara agar kamu tidak tertekan menghadapi atasan cerewet adalah dengan mendengarkan apa pun yang ia bicarakan. Cobalah untuk tetap mencari tahu kesalahan yang kamu perbuat, tapi jangan pernah membelanya secara langsung. Konfrontasi hanya akan memperburuk hubungan profesionalmu dengan atasan.

Coba berkomunikasi lewat tulisan

Kamu sudah mengetahui sifat atasanmu tersebut, ada baiknya kamu menghindari untuk berkomunikasi secara lisan. Kamu bisa menyerahkan tugasmu melalui e-mail dan berkomunikasi via chat. Dengan demikian, kemungkinan kamu mendengar ocehannya yang tak kunjung usai juga akan berkurang.

Tunjukkan gestur tubuh

Saat kamu sedang mengerjakan banyak tugas dan tiba-tiba atasan datang dengan segala omongannya, lebih baik kamu segera menunjukkan gestur bahwa kamu sedang sibuk mengerjakan tugas.

Hindari gestur duduk menyender, menaikkan kaki, dan gestur lain yang menunjukkan kamu sedang bersantai dan menikmati momen tersebut. Kesan ‘sibuk’ memang kamu perlukan agar atasanmu tidak semakin lama berada di lokasi yang sama sehingga kamu sungkan untuk bekerja. Akhirnya, kerjaanmu pun akan terbengkalai dan lagi-lagi atasanmu akan memberikan ‘ceramah singkat’ lagi.

mencari teman kantor

Karyawan Baru Wajib Tahu, Ini Cara Cari Teman di Kantor

tips menyewa mobil

Tips Menyewa Mobil Saat Traveling Bersama Teman