in

Bahaya Mengunyah Hanya pada Satu Sisi untuk Kesehatan Gigi

Yuk mulai biasakan mengunyah pada dua sisi

mengunyah
foto: Pexels

Ngobrolin.id — Aktivitas mengunyah sering kali dilakukan secara tidak sadar karena sudah terjadi setiap hari. Namun, tahukah kamu kebiasaan mengunyah hanya pada satu sisi rongga mulut dapat menyebabkan efek yang kurang baik untuk kesehatan. Jika kamu termasuk orang yang melakukan hal tersebut, sebaiknya mulai dari sekarang kurangi kebiasaan itu.

Aktivitas mengunyah harus dilakukan secara seimbang pada kedua rongga mulut, yakni rongga mulut kanan dan kiri.

Jika aktivitas mengunyah hanya dilakukan pada satu sisi, satu sisi yang jarang digunakan mengunyah cenderung mudah terkena karang gigi. Hal ini disebabkan oleh air liur yang digunakan ketika mengunyah tidak dapat membersihkan bagian yang tidak digunakan untuk mengunyah. Air liur tersebut berguna untuk membersihkan gigi dari partikel-partikel makanan sehingga dapat mengurangi risiko gigi berlubang.

Air liur tersebut juga mengandung protein dan mineral yang berguna untuk melindungi lapisan terluar dari gigi dan melindungi gigi serta gusi dari kerusakan.

Efek samping lain yang dapat ditimbulkan dari kebiasaan mengunyah hanya pada satu sisi ialah menyebabkan sendi di sisi mulut yang tidak dipakai mengunyah melemah karena jarang bekerja. Sementara itu, pada sendi di sisi mulut yang sering digunakan mengunyah mendapatkan beban yang lebih berat karena semuanya terpusat pada sendi tersebut.

Kondisi tersebut akan menyebabkan rasa tidak nyaman pada sisi yang sering digunakan untuk mengunyah. Pada sisi tersebut akan terasa ada yang mengganjal dan terkadang suka terasa aneh.

Kebiasaan mengunyah hanya pada satu sisi paling sering disebabkan oleh adanya gigi yang bolong sehingga dapat membuat makanan tersangkut. Oleh karena itu, apabila gigi kamu sudah ada yang bolong, segera periksa ke dokter gigi untuk dilakukan penambalan. Dengan begitu, kamu tetap bisa makan pada kedua sisi rongga mulut.

Jangan lupa untuk rutin periksa ke dokter gigi setiap enam bulan sekali. Sekilas memang tampak ribet dan kurang penting, tetapi sebenarnya kegiatan memeriksakan gigi secara rutin setiap enam bulan sekali dapat membuat kamu lebih hemat. Dengan rutin memeriksa kondisi kesehatan gigi, kamu dapat mencegah kerusakan yang lebih parah pada gigi.

Kondisi kerusakan gigi yang parah malah akan membuat kamu harus menjalani perawatan yang lebih intensif dan mahal.

 

Pulau Pari

Tips Liburan di Pulau Pari Biar Liburan Kamu Makin Asyik

hobi jadi pekerjaan

Ternyata Hobi Jadi Pekerjaan Gak Selamanya Indah