in ,

Bakal Berlaku 1 Juni, Ini Alasan Cek Saldo dan Tarik Tunai Dikenai Biaya

Ternyata ini dia alasannya kenapa ada biaya cek saldo dan tarik tunia di ATM Link

biaya cek saldo
foto: Pixabay

Ngobrolin.id — Warganet sedang dihebohkan dengan pengumuman dari Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) terkait biaya cek saldo dan tarik tunai di ATM. Peraturan mulai berlaku pada 1 Juni 2021 mendatang. Untuk tarik tunai, pengguna akan dikenakan biaya sebesar Rp5.000 dan cek saldo sebesar Rp2.500.

Peraturan tersebut dikeluarkan bertepatan dengan berakhirnya masa pengenalan ATM Merah Putih atau kamu mungkin lebih mengenalnya dengan sebutan ATM Link.

Pengenalan ATM Link sudah dilakukan sejak Desember 2015, ATM ini merupakan hasil sinergi mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) antarbank milik pemerintah atau disebut sebagai Himbara. Bank yang termasuk Himbara sendiri adalah BRI, BNI, Mandiri, dan BTN.  Saat ini sudah ada 4.500 unit ATM Link milik Himbara yang tersebar di seluruh Indonesia.

Penetapan biaya cek saldo dan tarik tunai bertujuan meningkatkan pelayanan perbankan inklusif, keamanan, dan kualitas layanan yang pada akhirnya dapat menciptakan kenyamanan nasabah dalam bertransaksi. Jadi, biaya tersebut nantinya berguna untuk meningkatkan pelayanan yang dapat memberikan kenyamanan buat kamu. Selain itu, penetapan biaya transaksi tersebut berguna untuk menciptakan bisnis yang berkelanjutan.

Tarif yang dipatok oleh bank Himbara untuk ATM Link dinilai lebih murah dibanding ATM yang tidak berlogo ATM Link. Biasanya, biaya transaksi jaringan ATM yang tidak berlogo Link mengenakan biaya Rp4.000 untuk cek saldo dan Rp7.500 untuk tarik tunai, dan Rp6.500 untuk transfer. Sementara itu, pada ATM Link tidak dikenakan biaya transfer.

Namun, kamu tetap bisa cek saldo atau tarik tunai pada jaringan ATM tiap bank secara gratis atau tidak dikenai biaya.

Penerapan biaya cek saldo dan tarik tunai pada ATM Link juga bertujuan mendukung Gerakan Nasional Non Tunai, di mana masyarakat diajak untuk bertransaksi nontunai alias melalui digital payment.

Penyesuaian biaya transaksi tersebut diharapkan mampu mengurangi ketergantungan masyarakat Indonesia atas penggunaan uang tunai.

Mencuri Raden Saleh

Angga Yunanda dan Iqbal Ramadhan Bakal Jadi Pencuri di Mencuri Raden Saleh

pernikaha di tengah pandemi

Menjawab Pertanyaan Milenial Seputar Pernikahan dan Katering di Tengah Pandemi