in

Barasuara, Angin Segar Musik Indonesia

grup band Barasuara.
Foto: instagram

Ngobrolin.idBosan mendengarkan lagu yang itu-itu saja? Mungkin sudah saatnya kamu coba dengarkan grup yang satu ini. Band yang satu ini terkenal berkat alunan musiknya yang agak lain dengan pasar Indonesia. Mengusung indie rock, inilah grup band Barasuara.

Barasuara sendiri beranggotakan enam orang. Ada Iga Massardi di posisi vokalis sekaligus gitaris, TJ Kusuma sebagai gitaris, Gerald Situmorang sebagai bassis, Marco Steffiano sebagai drummer, Asteriska sebagai vokalis, dan Puti Chitara sebagai vokalis juga.

grup band Barasuara.
Foto: instagram

Grup yang satu ini lahir dari tangan Massardi. Awalnya, ia ingin membuat proyek tunggal untuk lagu-lagu ciptaannya. Namun, lambat laun ia justru tertarik untuk melanjutkan proyek tersebut sebagai sebuah band.

Mulanya Massardi hanya mengajak TJ, Marco, dan Asteriska. Pandu Fuzztoni menjadi pengisi posisi bassis untuk Barasuara. Namun karena Pandu juga merupakan gitaris di grup Morfem, posisi bassis digantikan oleh Gerard Situmorang.

Penampilan perdana mereka di kafe milik Massardi, TokoVe di kawasan Kemang, Jakarta. Pada penampilan ini, Puti Chitara mulai mengisi posisi vokalis di Barasuara.

Sejak pertama berdiri, Barasuara sudah merilis dua albumnya. Album pertama bertajuk Taufan rilis pada 2015. Album ini berisi sembilan lagu meliputi Nyala Suara, Sendu Melagu, Bahas Bahasa, Hagia, Api & Lentera, Menunggang Badai, Tarintih, Mengunci Ingatan, dan Taifun.

Karya yang menjadi lagu utama dalam album ini adalah Bahas Bahasa dan Sendu Melagu. Menurut versi jalurindie.com album Taufan merupakan satu dari 10 album indie terbaik yang diluncurkan pada 2015.

Untuk mendongkrak penjualan album, Barasuara melakukan tur keenam kota pada Mei 2016. Tur ini berjuluk Taifun Tour dan digelar mulai dari 2 Mei 2016 hingga 15 Mei 2016. Kota yang disambangi Barasuara adalah Yogyakarta, Malang, Surabaya, Solo, Bandung, dan Jakarta.

Belum lama ini, band yang tengah naik daun ini kembali merilis album kedua mereka. Bertajuk Pikiran dan Perjalanan, album kedua ini memiliki durasi hingga 35 menit 19 detik. Album ini sendiri tepatnya dirilis pada 8 Maret 2019 melalui Darlin Records.

Guna Manusia merupakan lagu pertama yang Barasuara lepas sebagai single. Lagu ini diluncurkan lebih dahulu, yaitu 21 September 2018. Mengusung musik rock dengan hentakan yang kuat, lagu ini menampilkan sisi kelam dari manusia. Penggarapan visual video musik ini digarap oleh Jay Subyakto dan direkam di Antartika dan Yogyakarta.

Album kedua ini berisi sembilan lagu. Lagu-lagu tersebut antara lain Seribu Racun, Pikiran dan Perjalanan, Guna Manusia, Pancarona, Tentukan Arah, Masa Mesias Mesias, Haluan, Samara, dan Tirai Cahaya.

durasi terbaik memberi ASI

Moms, Ini Durasi Terbaik Memberi ASI Buat si Kecil

Ramyeon dan ramen

Ramyeon dan Ramen, Serupa tapi Tak Sama