in

Begini Cara Simpan Daun Bawang, Dijamin Awet!

Suka masak? Simak tips berikut

menyimpan daun bawang
Foto: pixabay

Ngobrolin.id — Sebagai salah satu bahan masakan yang paling sering digunakan, daun bawang menjadi bumbu wajib yang tidak boleh terlewatkan. Sayangnya, sayuran daun ini cepat sekali mengalami pelayuan. Akibatnya, rasa dan aroma yang dihasilkan pun berkurang. Yuk, simak tips menyimpan daun bawang berikut agar tetap awet dan tahan lama.

Langkah pertama adalah memilih daun bawang yang masih segar. Kamu dapat membelinya di berbagai tempat, mulai dari warung, pasar tradisional, hingga supermarket. Daun bawang yang masih segar ini terlihat dari daunnya yang masih berwarna hijau dan tidak lembek saat dipegang.

Daun bawang harus dicuci terlebih dahulu untuk menghilangkan berbagai kotoran. Sebab, daun bawang kebanyakan ditanam langsung di lahan. Dengan begitu, bagian terluarnya sering kali masih terdapat noda berupa tanah. Cuci hingga bersih, ya.

Tidak masalah jika kamu harus menghilangkan bagian terluar daun bawang. Setelah dicuci, kamu perlu mengeringkannya. Kamu bisa gunakan tisu dengan hati-hati agar tidak ada yang tertinggal. Kamu juga bisa meniriskannya dan menunggu air pada daun bawang berkurang.

Sadar atau tidak, daun bawang sendiri memiliki dua bagian yang berbeda. Bagian bawah daun bawang yang dekat dengan akar biasanya berwarna putih. Bagian ini memiliki kadar air yang lebih tinggi. Sementara, bagian atasnya berwarna hijau dan memiliki tekstur seperti daun kebanyakan.

Saat menyimpannya, kamu harus memisahkan kedua bagian tersebut. Potong dan pisahkan bagian yang berwarna putih dan berwarna hijau. Keduanya harus disimpan di tempat yang berbeda. Sebab, keduanya memiliki kadar air yang berbeda dan tingkat kelayuan yang berbeda.

Kamu bisa menyimpan dalam keadaan terbagi menjadi dua ataupun sudah kamu iris menjadi bagian yang lebih kecil. Kedua cara ini bisa kamu gunakan tergantung kebutuhanmu. Keuntungan menyimpan bawang yang sudah diiris kecil-kecil adalah lebih praktis saat digunakan.

Simpan daun bawang yang sudah diiris dalam wadah bersih dan kering, serta kedap udara. Pastikan wadah tersebut cukup untuk menyimpan daun bawang. Simpan dalam lemari pendingin dan keluarkan ketika membutuhkan. Beri label tanggal saat kamu memasukkan daun bawang tersebut sebagai panduan tingkat kesegarannya.

Bagian batangnya bisa kamu simpan dengan melapisi dengan tisu atau kertas koran. Ikat dengan karet dan simpan dalam kantong plastik. Simpan juga dalam lemari pendingin. Begitu pula dengan bagian daun bawang yang berwarna hijau.

Daun bawang sendiri dapat digunakan untuk berbagai jenis masakan. Di Indonesia, daun bawang banyak digunakan sebagai taburan pada masakan berkuah. Pencinta soto, bakso, mi ayam, dan masakan lain tentu sangat menggemari aroma dan cita rasa khas daun bawang ini.

gangguan kleptomania

Bukan Kriminal, Ternyata Ini Gangguan Kleptomania

Mengatasi diseleksia

Yuk, Bantu si Kecil Atasi Diseleksia