in

Belajar dari Wabah Corona, Dana Darurat Itu Penting

manajemen keuangan adalah hal wajib yang harus dimiliki

dana darurat
foto: pixabay

Ngobrolin.id — Siapa yang tahu kapan kejadian buruk datang dan akan berlangsung seperti apa. Dalam kondisi apa pun, manusia membutuhkan uang atau dana untuk mengatasi permasalahan yang kerap muncul tanpa permisi. Dalam kondisi seperti ini, dana darurat sangat dibutuhkan dan bahkan fungsinya menjadi dana utama yang digunakan untuk membayar di awal.

Seperti wabah corona yang sedang terjadi, saat ini kita sangat membutuhkan asupan vitamin yang lebih banyak, buah-buahan, serta beberapa kebutuhan lain yang dapat memproteksi diri dari penularan virus. Jika biasanya bisa berhemat dengan menggunakan transportasi publik, saat ini lebih disarankan untuk menggunakan kendaraan pribadi untuk mencegah penularan. Tentu saja hal tersebut membuat pengeluaran semakin membengkak.

Pengeluaran yang tidak seharusnya bisa diatasi jika kamu memiliki dana darurat yang sudah disiapkan. Lalu, bagaimana sih caranya menyiapkan dana darurat dengan mudah tanpa perlu kebanyakan perhitungan?

Langkah pertama yang harus kamu lakukan adalah menentukan seberapa besar target jumlah dana darurat yang mau kamu siapkan. Dana ini sama seperti kebutuhan pokok yang harus disisihkan paling awal. Dana tersebut harus disiapkan setidaknya dapat meng-cover kebutuhan kita selama 4 sampai 12 bulan.

Untuk menyisihkan dana darurat, kamu bisa memotong kebutuhan yang tidak terlalu penting , seperti membeli aksesoris yang fungsinya tidak terlalu penting, atau sekadar jajan boba setiap minggunya. Sebaiknya, sisihkan pengeluaran tersebut hingga kamu memiliki ‘tabungan’ dana darurat.

Setelah jumlah yang diinginkan sudah terkumpul, kamu harus selalu memantau pergerakan dana dan tentunya harus memerhatikan kondisi inflasi saat itu. Pasalnya, inflasi menyebabkan kenaikan barang-barang yang dibutuhkan. Hal tersebut otomatis membuat anggaran kebutuhan berubah menjadi lebih mahal. Nah, dana darurat juga bisa direvisi dan disesuaikan dengan kondisi keuangan global pada saat itu.

Kamu juga bisa menyimpan dana yang sudah terkumpul pada instrumen keuangan yang mudah untuk dicairkan dan jauh dari spekulatif. Instrumen keuangan yang paling aman untuk menyimpan dana ini adalah tabungan, deposito, emas, dan reksa dana pasar uang.

Jika inflasi yang terjadi sangat tinggi, kamu bisa menyimpan dana pada produk-produk keuangan yang bisa memberikan imbal hasil. Tujuannya adalah agar tabungan kamu bisa bertambah sendiri tapi tetap aman.

 

 

sandwich goreng

Ide Sarapan Lezat, Sandwich Goreng

masker kain

Masker Kain Bisa Membantu Mencegah untuk Orang yang Sehat