in ,

Berbagi Ala Startup Kelas Dunia

Startup kelas dunia
Foto: pixabay

Ngobrolin.idStartup atau perusahaan rintisan seringkali hadir karena melihat lowongan yang kurang dimanfaatkan. Salah satunya adalah sistem berbagi alias sharing profit antara pemilik startup dan penyedia jasa. Startup kelas dunia bisa memanfaatkan hal-hal kecil tersebut dan justru melejit karenanya.

Perencanaan sistem bisnis startup umumnya diawali dari menganalisis masalah dengan bussiness model canvas (BMC). BMC digunakan untuk mendesain, menggambarkan, menantang, dan menemukan model bisnis yang sistematis hanya dalam satu halaman.

Saking singkatnya, kadangkala justru BMC malah memfokuskan calon pendiri startup pada masalah yang spesifik dan dapat ditemukan pemecahan masalahnya sekaligus, tanpa perlu berbelit-belit.

Sistem BMC ini telah menghasilkan startup kelas dunia yang tak hanya menghasilkan pundi-pundi dolar, tapi juga menyelesaikan berbagai permasalahan. Ada tiga contoh perusahaan yang menerapkan sistem ini dengan efisien.

Skillshare

Skillshare adalah platform yang diciptakan untuk mengakses pelajaran apa pun. Situs berbayar ini pada awalnya mewajibkan penggunanya membayar US$20—25 per modul. Tetapi, untuk mengakses semua modul hanya dikenakan biaya US$10 tiap bulannya.

Startup ini tidak membayar profesor ataupun doktor bidang apa pun. Dengan begitu, dana yang digelontorkan juga lebih murah. Begitu pula dengan produk yang dihasilkan, bisa lebih terjangkau jika dibandingkan dengan jurnal-jurnal bertaraf internasional yang berbayar.

Kuncinya, mereka menggunakan sumber berupa ahli bidang tertentu. Para ahli dan pakar tersebut dapat melakukan sharing kepada pengguna Skillshare.

Uber

Raksasa startup transportasi ini memperkenalkan metode baru di bidang pemesanan transportasi. Selain itu, biaya yang ditawarkan pun lebih murah daripada pemesanan secara offline.

Uber menawarkan kenyamanan pelanggan dengan akses transportasi yang mudah. Uber juga bekerja sama dengan para pemilik taksi sehingga setiap transaksi yang berhasil dilakukan dengan aplikasi Uber, perusahaan startup ini akan mendapat persentase.

Airbnb

Masih dengan perusahaan startup raksasa, kali ini startup yang dimaksud adalah yang bergerak di bidang penyewaan kamar untuk penginapan. Airbnb memungkinkan orang-orang yang memiliki kamar berlebih dan tidak ditempati untuk disewakan.

Melalui platform ini, para pelancong pun bisa mendapatkan kamar yang lebih murah dibandingkan hotel. Selain itu, pemilik kamar juga mendapat keuntungan dengan penyewaan tersebut.

resep MPASI

Tiga Resep MPASI untuk si Kecil yang Mudah Dibuat

design thinking

‘Design Thinking’, Kunci Sukses Bisnis Startup