in

Beri-Beri yang Berbahaya

beri-beri yang berbahaya
Foto: pixabay

Ngobrolin.id — Kurangnya asupan vitamin B1 atau tiamin pirofosfat dapat menyebabkan tubuh menderita beri-beri. Singkatnya, tiamin pirofosfat inilah adalah senyawa yang membantu tubuh mengubah makanan menjadi sumber energi. Bisa dibayangkan apabila beri-beri yang berbahaya ini menyerang tubuh?

Penyakit beri-beri sendiri terdiri atas dua jenis, yaitu beri-beri kering dan beri-beri basah.

Beri-beri kering diderita oleh penderita yang mengonsumsi kalori dalam jumlah rendah namun minim berolahraga. Sistem saraf penderita pun tidak berfungsi dengan baik. Gerakan motorik, sensorik, dan refleks menjadi terganggu.

Beri-beri kering ini umumnya menyerang otot bagian bawah tubuh. Jika dibiarkan, beri-beri kering dapat menjadi lebih parah dan menjadi sindrom Wernickle-Korsakoff. Gejala sindrom ini meliputi muntah, tremor kecil pada mata, penurunan fungsi penglihatan, demam, hingga gangguan motorik.

Secara progresif, beri-beri kering dapat menyebabkan kerusakan mental. Jika sudah parah, kemungkinan untuk sembuh dari beri-beri kering akan sangat kecil.

Gejala beri-beri kering dapat dilihat dari berbagai hal. Di antaranya kesulitan berjalan hingga nyeri dirasakan oleh penderita. Mereka juga bsia kehilangan fungsi otot tubuh. Penderita dapat merasakan sensasi geli di titik tertentu.

Penderita juga mengalami kehilangan kemampuan rasa atau sensasi, terutama di bagian tangan dan kaki. Tungkai kaki bawah mengalami kelumpuhan dan juga tremor atau kejang pada bagian mata. Gejala lain yang dialami adalah kesulitan bicara, linglung, dan mual.

Jenis kedua adalah beri-beri basah. Beri-beri ini menyerang organ jantung manusia, lho. Intensitas penyakit ini dibagi menjadi tiga tahap, yaitu potensi edema, cedera otot jantung, dan beri-beri kardiovaskular akut.

Peningkatan aktivitas jantung mengakibatkan ginjal mengalami retensi garam dan air. Retensi cairan di seluruh tubuh ini disebut dengan edema. Edema yang tidak mendapat penanganan akan mengakibatkan jantung bekerja lebih keras memasok air dan oksigen.

Lama-kelamaan, jantung dapat cedera hingga terjadi cedera otot jantung. Kerusakan lebih jauh disebut sebagai shoshin beri-beri, yaitu beri-beri kardiovaskular akut. Kondisi ini terjadi ketika jantung sudah tidak bisa memasok keperluan organ lainnya.

Oleh karena itu, beri-beri harus segera ditangani agar tidak bertambah semakin parah.

Gejala beri-beri basah ditandai dengan beberapa hal, di antaranya napas pendek saat beraktivitas dan kesulitan bernapas saat tertidur. Denyut nadi penderita mulai meningkat dan terjadi pembengkakan tungkai di bagian bawah.

Untuk mencegah beri-beri, kamu perlu mengonsumsi makanan yang kaya vitamin B.

resep mudah soto ayam

Resep Mudah Soto Ayam

kentut baik bagi kesehatan

Jangan Ditahan! Kentut Baik Kok Bagi Kesehatan