in

Berkenalan Lebih Jauh dengan Manfaat Storytelling

Manfaat Storytelling sendiri cukup banyak, baik untuk hiburan maupun strategi marketing.

Manfaat Storytelling
Foto: pixabay

Ngobrolin.id — Pernah dengar istilah storytelling? Singkatnya, storytelling adalah kemampuan untuk mendongeng atau memaparkan suatu cerita. Manfaat Storytelling sendiri cukup banyak, baik untuk hiburan maupun strategi marketing.

Setidaknya, ada beberapa alasan mengapa manusia sangat suka storytelling. Cerita sendiri merupakan salah bentuk komunikasi manusia yang paling tua. Cerita juga bisa dengan mudah diterima oleh berbagai bahasa dan budaya. Dan sejak dini, kita sudah terlatih mengenali cerita seperti pola. Nyaris sama seperti bentuk atau warna.

Intinya, cerita tersebut menyatukan kita. Mereka memberikan gambaran yang sama dan membuat kita mengerti maksud yang disampaikan oleh storyteller.

Ada fakta unik, lho, di balik storytelling ini. Cerita-cerita yang disampaikan bisa membantu tubuh memproduksi hormon dopamin. Hormon ini sendiri berkaitan langsung dengan kesenangan. Hal ini mirip dengan hormon oksitoksin yang berkaitan dengan perasaan gembira dan hormon serotonin yang berkaitan dengan rasa tenang.

Cerita juga sangat efektif karena bisa membuat otak memproses imajinasi seperti memproses realita. Cerita yang disampaikan juga bisa memacu sel-sel otak untuk saling terhubung. Ada pola otak yang sama yang akan dimiliki oleh pencerita dan pendengar. Cerita juga membuat otak terangsang tak hanya pada bagian berpikir, tapi juga ‘merasakan’.

Baik sebagai pendengar maupun pencerita, storytelling bisa kamu temukan di banyak tempat. Terlebih media digital sudah berkembang sangat luas. Kamu bisa membuat atau menemukan cerita melalui blog, podcast, atau video.

Storytelling juga tak melulu berupa cerita langsung. Kamu bisa mengaplikasikannya ke suatu produk, cuitan di sosial media, presentasi, atau infografis. Karena salah satu fungsi storytelling adalah sebagai pintu marketing, kamu akan sangat mudah menjumpai storytelling pada suatu  produk, lho.

Jika diaplikasikan untuk marketing, storytelling pun punya trik tersendiri, lho. Cara mencari tahu apa yang paling cocok untuk target pasar yang diinginkan adalah dengan mengerti yang pelanggan inginkan. Sasar cerita yang dibawakan pada hal-hal yang menyentuh buat mereka.

Cari tahu pula tujuan utama dari storytelling yang digunakan. Jangan jadi storyteller yang membosankan. Kamu juga tidak mau kan, mendengarkan cerita orang yang bukannya bikin tertarik, malah pengen narik selimut alias mengantuk.

Kunci utama membuat storytelling yang istimewa adalah menggunakan alur cerita itu sendiri. Sebuah cerita atau dongeng memiliki tiga bagian. Bagian tersebut adalah pembuka, isi, dan penutup. Pastikan cerita yang kamu sampaikan juga mencakup ketiganya.

Selain itu, cari tahu jenis cerita yang berbeda. Nggak melulu soal penjahat dikalahkan pahlawan. Kadang yang lucu dan menggelitik bikin tertarik. Sering juga yang bikin mata sembap saking banyaknya air mata yang terkuras.

varian topping boba

Varian Topping Boba Mana yang Kamu Suka?

Cara merawat lensa kontak

Penting! Ini Cara Merawat Lensa Kontak