in

Cara Bantu Menemukan Teman Terbaik untuk Anak

menemukan teman terbaik untuk anak
Foto: Unsplash

Ngobrolin.id — Salah satu kekhawatiran seorang ibu adalah siapa orang yang tepat untuk menjadi teman anak kita? Sebab, Moms tentunya tidak menginginkan hal buruk terjadi pada si buah hati. Oleh karena itu, peran seorang ibu sangat dibutuhkan demi menemukan teman terbaik untuk anak.

Berdasarkan hasil penelitian dari Concordia University, Kanada, pada Journal Development and Psychopathology, memiliki teman dapat mengurangi perasaan sedih pada anak dan melindungi anak dari depresi juga perasaan cemas. Untuk itu, Moms perlu membantu si kecil berteman dan membangun persahabatan. Nah, berikut ini beberapa tipe teman yang dibutuhkan si kecil untuk tumbuh kembangnya.

  1. Teman sebaya

Kenalkan anak pada konsep punya teman itu menyenangkan dengan memperkenalkan anak pada teman sebaya. Akan lebih baik lagi jika si calon teman memiliki kesukaan yang sama, misalnya senang bermain boneka atau sama-sama suka main petak umpet.

Moms bisa mengundang tetangga atau teman yang memiliki anak seusia dengan si kecil ke rumah atau istilahnya playdate. Pastikan Moms membuat aturan singkat terlebih dahulu seperti tidak boleh berebut mainan, tidak boleh memukul, dan tidak boleh mencoret dinding.

  1. Teman lawan jenis

Mengenalkan anak pada teman lawan jenis sebaiknya sudah dimulai sebelum ia berusia 4 tahun. Sebab, pada usia ini, biasanya anak cenderung lebih suka bermain dengan teman yang sama jenis kelaminnya. Menurut Michele Borba, seorang psikolog, memiliki teman lawan jenis dapat membantu balita lebih menghargai perbedaan yang akan berguna saat ia dewasa kelak.

  1. Teman yang senang berolahraga

Teman seperti ini dapat memberi dampak yang sangat positif untuk si kecil bahkan sejak ia berusia 3 tahun hingga remaja. Dengan memiliki teman yang hobi olahraga, kesayangan Moms itu otomatis akan ikut aktif bergerak. Mengenalkan teman yang gemar olahraga pada si kecil akan membuatnya mengenali aturan dalam olahraga dan bermain. Teman seperti ini juga bisa mengajarkan anak memiliki sikap sportivitas, lho, Moms.

  1. Teman lebih tua

Pastikan teman yang ini adalah anak baik dan memiliki sifat positif. Sebab, di usia balita, si kecil cenderung mencontoh perilaku orang di sekitarnya. Melalui teman lebih senior ini, anak bisa mencontoh sikap-sikap positif tanpa disuruh. Jadi, Moms tidak perlu berusaha keras mengarahkan dengan kata-kata.

  1. Ukur keterampilan berteman si kecil

Menurut Michele Borba, orangtua bisa mengukur kemampuan anak dalam berteman dengan memerhatikan bagaimana ia berinteraksi dengan teman-temannya. Perhatikan juga ketika ia tengah bersama seorang teman atau saat berada dalam kelompok. Catat hasil temuan Moms, ya. Jika perilaku si kecil perlu diubah, bantu ia untuk memperbaikinya. Jelaskan bahwa jika ia berubah, ia akan punya lebih banyak teman.

ponsel lama bisa jadi kamera CCTV

Ponsel Lama Bisa Jadi Kamera CCTV, Begini Caranya!

cover letter

Tips Membuat Cover Letter yang Menarik Recruiter