in

Cara Mendeteksi Anak yang Terlambat Bicara

cara mendeteksi anak yang terlambat berbicara
Foto: Pexels

Ngobrolin.id — Keterlambatan bicara dan bahasa dialami sekitar 5—8 persen anak usia prasekolah. Banyak ibu muda yang mempertanyakan persoalan ini. Tapi tahu nggak sih, Moms? Hal ini sebenarnya bisa dideteksi penyebabnya. Ingin tahu bagaimana cara mendeteksi anak yang terlambat berbicara? Yuk, kita kenali dulu tahapan perkembangan bicara yang normal pada anak.

Usia 0—6 bulan

Ketika lahir, bayi hanya menangis untuk menyatakan keinginannya. Pada usia 2—3 bulan, bayi mulai bersuara seperti ‘aah’ atau ‘uuh’. Ini dikenal dengan istilah cooing. Ia juga senang bereksperimen dengan berbagai bunyi yang dapat dihasilkannya, misal suara menyerupai berkumur. Bayi juga mulai bereaksi terhadap orang lain dengan mengeluarkan suara.

Setelah usia 3 bulan, bayi akan mencari sumber suara yang didengarnya dan menyukai mainan yang mengeluarkan suara. Mendekati usia 6 bulan, bayi dapat merespons terhadap namanya sendiri dan mengenali emosi dalam nada bicara.

Cooing berangsur menjadi babbling, yakni mengoceh dengan suku kata tunggal. Misal, ‘papapapapa’, ‘dadadadada’, ‘bababababa’, ‘mamamamama’, dan sejenisnya. Bayi juga mulai dapat mengatur nada bicaranya sesuai emosi yang dirasakannya, dengan ekspresi wajah yang sesuai. Waspada bila bayi tidak menoleh jika dipanggil namanya dari belakang, tidak ada babbling.

Usia 6—12 bulan

Pada usia 6—9 bulan, bayi mulai mengerti nama-nama orang dan benda serta konsep-konsep dasar seperti ‘ya’, ‘tidak’, ‘habis’. Saat babbling, ia menggunakan intonasi atau nada bicara seperti bahasa ibunya. Ia pun dapat mengucapkan kata-kata sederhana seperti mama dan papa tanpa arti.

Pada usia 9—12 bulan, ia sudah dapat mengucapkan mama dan papa (atau istilah lain yang biasa digunakan untuk ibu dan ayah atau pengasuh utama lainnya) dengan arti. Ia menengok apabila namanya dipanggil dan mengerti beberapa perintah sederhana, misal ‘lihat itu’, ‘ayo sini’.

Ia menggunakan isyarat untuk menyatakan keinginannya. Misal, menunjuk, merentangkan tangan ke atas untuk minta digendong, atau melambaikan tangan. Ia suka membeo, menirukan kata atau bunyi yang didengarnya. Pada usia 12 bulan bayi sudah mengerti sekitar 70 kata. Waspada bila bayi tidak menunjuk dengan jari pada usia 12 bulan, ekspresi wajah kurang pada usia 12 bulan.

Usia 12—18 bulan

Pada usia ini, anak biasanya sudah dapat mengucapkan 3—6 kata dengan arti, dapat mengangguk atau menggelengkan kepala untuk menjawab pertanyaan, menunjuk anggota tubuh atau gambar yang disebutkan orang lain, dan mengikuti perintah satu langkah misal ‘Tolong ambilkan mainan itu’.

Sal Priadi

Sal Priadi, Pria yang Punya ‘Amin Paling Serius’

tips menemukan style sesuai jati diri

Tips Menemukan Style Sesuai Jati Diri Kamu