in

Cara Pakai Headset yang Aman Buat Kesehatan

cara pakai headset yang aman
Foto: Pixabay

Ngobrolin.id — Usia lanjut bisa menjadi penyebab berkurangnya fungsi pendengaran seseorang. Tetapi, adanya tren teknologi seperti pemakaian headset ternyata juga berpengaruh terhadap kualitas pendengaran. Bahkan, kerusakan akibat penyuara telinga ini bisa permanen dan terjadi di usia muda. Lalu, adakah cara pakai headset yang aman bagi kesehatan pendengaran?

Melansir CNA Lifestyle, laporan decibels.org menyatakan kalau telinga terpapar kebisingan lebih dari 85 desibel secara terus-menerus bisa membuat pendengaran dalam bahaya. Tingkat suara rata-rata di luar ruangan adalah 69,4 desibel sepanjang hari.

Menurut sebuah studi pada 2017yang dilakukan oleh National University of Singapore, angka itu sudah melewati batas yang direkomendasikan Badan Lingkungan Nasional, yaitu sebanyak 67 desibel dalam waktu satu jam. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menetapkan batasannya 70 desibel sehari.

Kelvin Lee, pendiri The Listening Lab, mengatakan penyebab paling umum dari gangguan pendengaran sebenarnya adalah usia. Telinga bagian dalam yang dikenal sebagai koklea adalah struktur bertulang berbentuk cairan dan siput di tengkorak di belakang setiap telinga. Struktur ini menampung barisan sel-sel rambut pendengaran yang berfungsi untuk memberikan informasi suara ke otak.

“Berbagai zona sel rambut, ketika diaktifkan oleh tekanan cairan, akan memberikan frekuensi suara tertentu ke otakmu,” kata Lee.

Seiring bertambahnya usia, beberapa dari sel-sel rambut ini menjadi hilang atau rusak, dan mengakibatkan gangguan kemampuan untuk mendengar suara. Ini biasanya permanen dan hanya dapat diobati dengan perangkat amplifikasi seperti alat bantu dengar.

Rata-rata tingkat kebisingan di luar ruangan sebenarnya tidak akan membuat kehilangan pendengaran. Ada bukti yang berkembang bahwa mendengarkan musik di ponsel atau pemutar musik dengan volume tinggi untuk waktu lama dapat merusaknya secara permanen.

“Beberapa pemutar musik ini dapat menghasilkan suara hingga 120 desibel, yang setara dengan tingkat suara yang disebabkan oleh pesawat komersial yang lepas landas dari landasan pacu,” tuturnya.

Paparan suara pada tingkat itu bahkan selama 30 menit dapat mengakibatkan kerusakan pendengaran permanen. Memang, kerusakan bisa terjadi jika penggunaan headset dilakukan secara berlebihan.

“Misalnya lebih dari tujuh jam seminggu pada volume tinggi,” kata dia.

Lee menyarankan agar orang yang sering mendengarkan musik atau menonton tayangan lewat ponsel serta para gamers untuk menerapkan aturan 60/60. Atur volume 60 persen dan jangan gunakan earphone atau headphone lebih dari 60 menit tanpa jeda.

“Istirahatkan pendengaran,” ucap Lee.

Kalau volume disetel di angka 80 persen, pendekkan waktu memakai penyuara telinga. Dengan suara sekencang itu, Lee menyerukan agar memangkas waktu mendengarkan musik kurang dari satu jam.

resep bubur bayi

3 Resep Bubur Bayi 6 Bulan yang Gampang Banget Ditiru

kenapa manusia bermimpi saat tidur

Kenapa Manusia Bermimpi Saat Tidur?