in

Cegah Infeksi Jamur dengan Berbagai Cara

Infeksi jamur
Foto: pixabay

Ngobrolin.id — Infeksi jamur bisa menyerang siapa saja, kapan saja, dan di mana saja. Eits, yang dimaksud bukan jamur tiram dan jamur kuping, ya. Apalagi jamur krispi. Infeksi jamur ini merupakan penyakit yang diakibatkan tumbuhnya jamur parasit di tubuh kita.

Gejala infeksi jamur sangat beragam. Hal tersebut tergantung dari jenis jamur yang menginfeksi tubuh kita. Munculnya bintik merah atau ungu di kulit dan ruam merupakan gejala yang paling umum.

Bisa juga kulit jadi bernanah, gatal-gatal, dan mengalami pembengkakan. Jika jamur mengganggu organ dalam tubuh, penderita bisa mengalami batuk disertai darah atau lendir. Selain itu, sesak napas, demam, sakit kepala, mual, dan muntah juga gejala yang umum dialami penderita.

Jamur penyebab infeksi antara lain jamur epidermophyton, microsporum, dan trichophyton. Jamur ini dapat menyebabkan kurap pada manusia. Jenis jamur lain yang juga berbahaya adalah aspergillus. Jamur ini dapat menyebabkan aspergillosis yang berbahaya bagi penderita asma. Masih banyak jenis jamur lainnya yang tak kalah berbahaya.

Mencegah infeksi jamur dapat dilakukan dengan berbagai cara. Beberapa cara tersebut yang bisa kamu lakukan sebagai berikut.

Jaga kebersihan kulit sangat penting jika ingin tetap terhindar dari infeksi jamur. Mandi adalah salah satu cara. Gunakan sabun secara menyeluruh. Bila perlu, gunakan sabun yang memiliki kandungan antiseptik agar lebih bersih.

Keringkan tubuh jika ada bagian yang basah. Jamur suka tumbuh di tempat yang lembap. Jika kamu tidak mengeringkannya, dikhawatirkan akan ada jamur yang tumbuh diam-diam dan tidak terlihat.

Jangan berbagi handuk, pakaian, dan barang pribadi apalagi dengan orang asing yang kamu tidak tahu dia punya infeksi jamur atau tidak. Hindari juga pemakaian bersama gunting kuku.

Jaga kuku kaki tetap pendek, namun jangan sampai terlalu pendek. Jamur yang terdapat di tanah dapat tinggal di bagian dalam kukumu. Jadi pastikan kuku tidak terlalu panjang dan selalu dalam keadaan bersih, ya.

Gunakan alas kaki terutama bila berada di daerah yang kotor.

Cuci tangan sebelum makan dan minum. Terutama jika kamu menyentuhnya secara langsung. Cuci tangan bisa mengurangi potensi keberadaan jamur, kuman, dan bakteri di tangan masuk ke sistem pencernaan kita.

Pakai pakaian bersih saat beraktivitas. Selain memudahkan aktivitas, pakaian bersih juga memungkinkan pertumbuhan bakteri yang lebih sulit ketimbang kamu memakai pakaian yang sama terus-menerus tanpa mencucinya. Walaupun jamur tidak tumbuh di tubuh, jamur yang berhabitat di baju juga meresahkan, lho.

Cuci bajumu setelah digunakan untuk menghindari penumpukan pakaian kotor. Jamur suka tinggal di tempat lembap. Jika baju tidak langsung dicuci, sisa keringat di baju akan jadi habitat yang subur bagi pertumbuhan jamur.

Ganti pakaian dalam dan kaus kaki secara teratur agar tidak ada infeksi jamur yang disebabkan dari pakaian dalam dan kaus kaki tersebut, ya.

Hindari stres yang bisa memicu turunnya daya tahan tubuh.

Makan dan istirahat yang cukup juga penting agar daya tahan dan imunitas tubuh tetap terjaga. Dengan begitu, tubuh tidak rentan terkena berbagai serangan infeksi jamur.

istilah di startup

Psst… Ini Arti Istilah-istilah di Dunia Startup

jenis investasi

Ini Dia Jenis Investasi yang Cocok Buat Kamu Kaum Milenial