in ,

Cegah Sertifikat Vaksin dan PCR Palsu, Pemerintah Bakal Terapkan Sertifikat Digital

sertifikat vaksin dan PCR
foto: pixabay

Ngobrolin.id — Sejak penerapan PPKM Darurat berlangsung, para penumpang pesawat harus melampirkan sertifikat vaksin dan PCR yang menunjukkan hasil negatif. Regulasi tersebut mulai dikhawatirkan menyebabkan ada beberapa oknum nakal yang memalsukan sertifikat tersebut, mengingat saat ini banyak sekali trik para oknum untuk mencari celah keuntungan di tengah wabah pandemi yang masih belum kunjung usai.

Oleh karena itu, Pemerintah mulai ambil langkah antisipasi berupa penerapan sertifikat vaksin dan PCR secara digital. Pilot project ini masih dalam tahap uji coba sejak 5 Juli hingga 12 Juli untuk penerbangan Jakarta—Bali dan begitu sebaliknya.

Pada kanal YouTube Kementerian Kesehatan RI, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan penggunaan data digital ini disebabkan oleh data vaksinasi dan 743 laboratorium hasil PCR sudah terkoneksi dengan Kementerian Kesehatan.

Data-data pengguna akan masuk secara otomatis ke data Kementerian Kesehatan. Selanjutnya, Kementerian Kesehatan akan membuka data tersebut dan menghubungkan kepada pihak Angkasa Pura. Saat check in di bandara, penumpang hanya perlu menunjukkan Kode QR pada aplikasi PeduliLindungi atau memasukkan nomor NIK untuk divalidasi oleh pihak penerbangan. Dengan begitu, sistem akan menunjukkan hasil vaksinasi penumpang dan hasil PCR.

Penggunaan sertifikat digital dinilai lebih cepat, efisien, sederhana, dan aman dari pemalsuan. Tidak seperti dokumen yang terbuat dari kertas yang sangat mudah dipalsukan.

Lebih lanjut, Kementerian Kesehatan akan meningkatkan fungsi aplikasi PeduliLindungi  yang telah dikembangkan untuk membantu instansi pemerintah menangani wabah pandemi Covid-19.

Nantinya, aplikasi PeduliLindungi dapat dimanfaatkan untuk menerapkan protokol kesehatan ke hotel atau toko-toko agar pemerintah lebih mudah melakukan tracing. Saat ini fungsi tersebut sedang diuji coba di Bali. Jika pengguna tersebut sudah melakukan vaksin, pihak hotel atau pengelola toko dapat menerapkan protokol kesehatan yang berbeda untuknya, misalkan boleh membuka masker atau boleh duduk berdekatan.

Jadi, intinya fungsi PeduliLindungi akan ditingkatkan lagi sebagai platform digitalisasi untuk penanganan Covid-19.

mendapatkan uang dari podcast

Kiat Mendapatkan Uang dari Podcast

panic buying

Fenomena Panic Buying yang Terjadi di Indonesia selama Pandemi Covid-19