in

Ciri Lowongan Kerja Bodong, Jangan Tergiur

Sudah tahu seperti apa tanda-tanda lowongan kerja bodong?

Lowongan kerja bodong
Foto: freepik

Ngobrolin.id Lowongan kerja bodong sering kali muncul untuk mengecoh para pencari kerja. Lowongan ini menjanjikan bagi pihak pencari kerja karena umumnya syarat yang ditawarkan mudah dan tidak rumit. Yuk, cermati ciri lowongan kerja bodong agar tidak mudah termakan tipu muslihat.

Cek e-mail dan website

Langkah pertama yang perlu kamu cek ketika melamar pekerjaan adalah memeriksa ulang alamat yang tercantum. Tak hanya alamat kantor pusat, kamu juga harus memeriksa alamat e-mail dan website yang digunakan oleh perusahaan.

Lowongan kerja bodong biasanya mencantumkan alamat e-mail dan website gratis. Padahal, perusahaan tersebut seharusnya mampu untuk membayar domain sendiri.

Tapi, gak semuanya juga sih. Kadang perusahaan juga menggunakan alamat e-mail gratisan selain dari alamat e-mail berbayar dengan domain khusus. Yang terpenting, selalu cek dan ricek company profile dari perusahaan yang kamu lamar, ya!

Poster tidak proper

Sering kali dijumpai poster (lowongan kerja) yang digunakan oleh pembuat lowongan kerja bodong adalah poster abal-abal. Poster ini terkesan dibuat ‘sekenanya’ dan tidak proper alias tidak layak. Mulai dari gambar yang tidak proporsional, pemilihan warna yang mencolok mata, hingga font yang tidak formal.

Gaji yang ditawarkan terlalu menggiurkan

Lulusan S1 tapi gaji yang ditawarkan hingga puluhan juta? Bukan tidak mungkin, hanya saja coba cek ulang apakah gaji menggiurkan tersebut sesuai dengan jabatan yang diberikan. Nominal fantastis sering dijadikan magnet untuk menarik orang melanjutkan tawaran.

Buru-buru interview

Lowongan yang diajukan oleh perusahaan normal akan dilakukan dalam jangka waktu tertentu. Namun, lowongan kerja bodong bisa memanggilmu dalam waktu sangat cepat. Apalagi, tujuannya kalau bukan untuk membuatmu panik.

Eits, jangan buru-buru mengiyakan. Segera lakukan konfirmasi bila ada perusahaan yang menghubungimu dalam waktu kelewat cepat. Namun, tetaplah optimis pada setiap lamaran yang kamu masukkan.

Lokasi seleksi jauh

Kamu mendaftarkan diri pada lowongan yang berkantor di Semarang. Namun, kamu harus mengikuti seleksi di Kota Tangerang. Padahal, jelas tertera bahwa kantor pusat perusahaan tersebut berada di Semarang. Wajib curiga nggak, tuh? Belum lagi jika seperti poin sebelumnya, perusahaan tersebut memanggilmu dengan terburu-buru.

Minta segera ditindaklanjuti

Selain memintamu untuk mengikuti seleksi dalam waktu yang sangat singkat sejak lamaranmu dikirimkan, mereka juga akan memintamu untuk segera mengonfirmasi. Berbagai teror terus dilakukan. Mulai dari mengirim e-mail, mengirim pesan singkat, hingga telepon.

Minta bayaran dengan modus ‘diganti’

Ciri terakhir ini bisa dipastikan merupakan ciri lowongan kerja bodong. Mereka akan memintamu membayarkan uang terlebih dahulu dalam jumlah tertentu. Misalnya, uang pendaftaran, uang transportasi, biaya penginapan, dan sebagainya.

Perusahaan sungguhan tidak akan menarik biaya apa pun saat melakukan tes. Jika tes dilakukan di luar kota, kamu pun diminta hadir dengan mengusahakan diri sendiri tanpa diminta membayar.

Kamu perlu waspada jika mereka memintamu membayarkan uang tertentu. Terlebih dengan embel-embel uang kamu akan diganti di kemudian hari atau saat menerima gaji pertama.

Hari Batik Nasional

Sambut Hari Batik Nasional, Sudah Tahu Motif Batik Populer Nusantara?

memperbaiki bak cuci piring

Langkah Mudah Perbaiki Bak Cuci Piring di Rumah