in

Coldplay, Sejarah dan Album Everyday Life

sedikit cerita di balik Band Coldplay yang baru saja merilis album baru

coldplay
foto: facebook Coldplay

Ngobrolin.idColdplay kini menjadi salah satu band populer asal London. Band ini mulai terkenal saat merilis lagu Yellow pada 2000 yang bersamaan dengan debut album pertama mereka, yakni Parachutes. Pada awal kemunculan debut album pertama, Coldplay langsung berhasil masuk nominasi Mercury Prize.

Band ini dimulai oleh sekelompok mahasiswa yang berasal dari Universitas College of London, salah satu kampus ternama di Inggris. Mulanya, Chris Martin selaku vokalis bertemu dengan Jonny Buckland (gitaris) dan akhirnya mereka membuat grup band. Setahun kemudian, Guy Berryman (basis) bergabung. Pada saat itu nama band mereka bukan Coldplay, melainkan Starfish.

Hingga setelah Will Champion (drumer) bergabung dalam band mereka, band ini berganti nama menjadi Coldplay. Nama Coldplay merupakan saran dari salah seorang teman seangkatan Chris. Dan kini, nama tersebut terus melekat pada band legendaris tersebut.

Seluruh anggota Coldplay merupakan alumni dari satu almamater yang sama, yakni  Univeritas College of London. Dan uniknya, seluruh personel tidak ada yang memiliki sarjana khusus di bidang musik.

Chris sang vokalis merupakan mahasiswa jurusan kajian sastra Yunani, sedangkan sang drummer—Will, dari jurusan komputer. Guy—sang basis—merupakan mahasiswa jurusan arsitektur. Sementara, Jonny sang gitaris merupakan mahasiswa jurusan astronomi dan matematika.

Band yang bermula dari klub-klub kecil tersebut sudah mengeluarkan 8 album, yaitu Parachutes (10 Juli 2000), A Rush of Blood to The Head (26 Agustus 2002), X&Y (6 Juni 2005), Viva la Vida or Death and All His Friends (25 Mei 2008), Mylo Xyloto (24 Oktober 2014), Ghost Stories (19 Mei 2014), A Head Full of Dreams (4 Desember 2015), dan album terbarunya yang baru saja rilis di penghujung 2019, yaitu Everyday Life (22 November 2019).

Album terbaru Coldplay dirilis di Kota Amman, Yordania pada Jumat 22 November 2019. Album tersebut berisikan sebanyak 8 lagu yang terbagi menjadi dua bagian, yaitu Sunrise dan Sunset. Dalam album barunya tersebut, Coldplay seperti ingin menyampaikan pesan tersirat tentang peristiwa kemanusiaan yang sedang marak terjadi di berbagai belahan dunia, khususnya Timur Tengah.

Meskipun album terbarunya mengambil topik yang cukup penting, seluruh lagunya tidak kehilangan jati diri sebagai lagu yang dihasilkan oleh Coldplay.

setelah lulus sekolah

5 Hal yang Bakalan Dikangenin Setelah Lulus Sekolah

virus corona

Cara untuk Mencegah Penularan Virus Corona