in

Daripada Bengong di Rumah, Yuk Coba Membuat Hidroponik untuk di Kamar

habiskan waktu untuk membuat hidroponik ternyata asik, loh!

membuat hidroponik
foto: pexels

Ngobrolin.id — Kalau kamu mau mulai belajar menanam, kamu bisa membuat hidroponik dengan instalasi yang sangat sederhana dan bisa kamu pajang di kamar untuk taruh di meja belajar. Cara membuatnya sederhana. Kamu hanya membutuhkan pot khusus hidroponik. Namun, jika kamu kesulitan untuk mendapatkannya, kamu bisa gunakan ember plastik yang sudah dilubangi bagian sampingnya untuk mengeluarkan air yang berlebih.

Pada pot khusus hidroponik biasanya terdapat alat pengukur ketinggian air. Saat ketinggian air menurun, nantinya akan ditandai dengan jarum merah yang menunjukkan jumlah air yang kian berkurang. Sistem hidroponik ini biasanya digunakan untuk menanam tanaman hias yang sangat cocok diletakkan di dalam kamar di atas meja.

foto: pexels

Kamu membutuhkan media tanam berupa kerikil sintetis atau batu apung. Kelebihan kerikil sintetis adalah bersih dan sudah steril sehingga kamu tidak perlu membersihkannya. Kebersihan di dalam media pot pun lebih enak dilihat. Namun, jika sulit mendapatkan kerikil sintetis, kamu bisa menggunakan batu apung. Sebelum digunakan, batu apung harus dicuci terlebih dahulu di bawah air keran yang mengalir.

Setelah wadah pot dan media tanam sudah siap, kamu harus menyiapkan tanaman hias yang sudah kamu pilih untuk ditanam. Jika tanaman hias masih terdapat di dalam polibag, buka polibag tersebut secara perlahan, jangan sampai merusak sistem perakarannya. Keluarkan akar beserta media tanamnya. Selanjutnya, bersihkan akar dari tanah di bawah air mengalir atau ember yang sudah berisi air.

Masukkan media tanam ke dalam pot, kira-kira 1/3 pot. Masukkan tanaman yang sudah dibersihkan bagian akarnya ke pot, lalu berikan media tanam hingga tanaman bisa berdiri dengan tegak.

Tuangkan air ke dalam wadah hingga ½ wadah atau sampai tanda air maksimal, jika kamu menggunakan pot khusus hidroponik. Selanjutnya, bungkus tanaman dengan plastik untuk mengurangi penguapan.

Tanaman tersebut harus kamu rawat dengan cara menyemprotkan air mineral setiap pagi untuk tanaman yang baru ditanam. Jika air sudah mulai berkurang, tambahkan lagi airnya. Berikan pupuk jika tanaman sudah bisa beradaptasi atau tumbuh.

Letakkan tanaman tersebut di tempat yang terpapar sinar matahari, tetapi bukan sinar matahari secara langsung. Kamu bisa menempatkannya dekat jendela kamar untuk memperindah tampilan kamar kamu!

 

 

 

bosan wfh

Sudah Mulai Bosan WFH? Ikuti Tips Ini!

lagu tahun 2000-an

Lagu Tahun 2000-an yang Asyik untuk Menemani Kamu Bekerja atau Belajar