in

Desa Penimbun, Desa yang Pantang Jual Nasi

Desa Panimbun
foto: Pixabay

Ngobrolin.id — Setiap kali kamu berkunjung ke rumah makan, pasti menu yang tidak boleh terlewat adalah nasi. Nasi sudah menjadi makanan pokok hampir sebagian besar masyarakat Indonesia. Uniknya, ada desa yang tidak memperbolehkan warganya menjual nasi, yaitu Desa Penimbun.

Pantangan menjual nasi tersebut tidak pernah tertulis secara jelas, tetapi masyarakat di desa itu tidak ada yang berani melanggar pantangan yang sudah ada sejak zaman nenek moyang. Warga desa percaya jika pantangan tersebut dilanggar, desa tersebut akan terkena musibah.

Desa Penimbun terletak di Kecamatan Karanggayam, Kabupaten Kebumen. Lokasinya 20 menit ke arah barat laut Kota Kebumen. Desa tersebut memiliki dua dusun yang bernama Krajan dan Prapatan.

Dilansir dari detik.com, Sekretaris Desa setempat Simin Prayogi menjelaskan salah satu kisah yang menyebabkan desa tersebut menerapkan pantangan tersebut. Konon dahulu ada pengelana yang lewat di Desa Penimbun, kemudian pengelana tersebut meminta nasi kepada warga setempat karena kelaparan.

Namun, warga desa tersebut tidak bisa memberikan nasi karena mereka juga dalam keadaan susah. Akhirnya, pengelana tersebut mengeluarkan kata-kata kutukan kepada warga Penimbun dan cucunya yang jika berjualan nasi, desa tersbut akan tertimpa musibah.

Kepercayaan tersebut memang sudah beredar di masyarakat, tetapi ternyata ada penjelasan versi lain yang membahas terkait alasan Desa Penimbun menerapkan pantangan jual nasi. Sawah di Desa Penimbun menggunakan sistem tadah hujan serta kondisi tanahnya kurang subur.

Masyarakat di desa tersebut harus bersusah payah terlebih dahulu ketika ingin menanam padi. Tak hanya itu, pada saat yang bersamaan petani di Penimbun juga dihadapkan dengan risiko gagal panen yang cukup besar. Itu sebabnya orang-orang di Desa Penimbun pada zaman dahulu menganggap bahwa nasi merupakan hal yang sangat penting untuk keberlangsungan hidup.

Meski desa tersebut menerapkan larangan jual nasi, kamu tetap bisa menemui lontong atau ketupat, kok! Masyarakat tidak dilarang menjual lontong dan ketupat. Makanya, masih ada warung yang menjual gado-gado, lotek, mi ayam, dan karedok.

teka teki tika

Teka Teki Tika, Film Terbaru Ernest Prakasa yang Sedang Digarap

wkwkwk

Mengupas Sejarah Wkwkwk Sebagai Ketawa Orang Indonesia