in ,

Desa Wisata Gamplong di Yogyakarta, Cocok Buat Kamu yang Suka Foto-foto!

salah satu destinasi wisata yang wajib dikunjungi, nih!

desa wisata gamplong
foto: instagram @gamplong_studio

Ngobrolin.id — Yogyakarta tidak hanya menjadi kota gudeg dan kota pelajar saja, Yogyakarta juga cocok disebut sebagai kota wisata karena banyaknya destinasi wisata yang asyik banget buat dikunjungi. Salah satu destinasi yang asyik dikunjungi adalah Desa Wisata Gamplong. Sebenarnya, destinasi wisata tersebut merupakan lokasi syuting yang sering digunakan oleh Hanung Bramantyo.

Desa Wisata Gamplong terletak di Kecamatan Moyudan, Sleman, Yogyakarta. Tempat ini pernah digunakan untuk syuting film Bumi Manusia. Film tersebut membutuhkan latar tempat Indonesia era dahulu, di mana gedung, rumah-rumah, pasar, persawahan, bahkan hingga kendaraan harus terlihat jadul alias zaman dulu, saat Indonesia masih dijajah oleh Belanda.

Kamu bisa menjumpai rumah Nyai Ontosoroh yang sangat fenomenal, di mana tempat Annelies tumbuh menjadi gadis blasteran yang cantik.

Film karya Hanung Bramantyo lainnya yang digarap di tempat ini adalah Sultan Agung. Film tersebut membutuhkan latar tempat yang khas dengan nuansa kolonial pedesaan pada era 1600-an. Wah, lebih jadul dari latar tempat film Bumi Manusia, ya!

Setelah pembuatan film Sultan Agung selesai, ternyata tempat syuting tersebut tidak dirobohkan, tetapi malah diberikan kepada pemerintah sekitar dan menjadi salah satu destinasi wisata menarik di Yogyakarta, yaitu Desa Wisata Gamplong.

Karena tempat ini dibangun dengan nuansa zaman dahulu, banyak spot foto menarik yang bisa kamu gunakan untuk gaya foto klasik atau vintage khas tempo dulu.

Desa wisata ini dibangun di atas tanah lapang dan kebun khas desa seluas 2 hektare. Saat memasuki daerah wisata ini, kamu serasa seperti balik ke zaman dahulu. Kamu dapat menemukan Benteng Batavia tiruan yang berwarna hitam dan masih banyak spot lainnya yang menarik.

Desa wisata ini sepertinya tidak hanya menyajikan nuansa kolonial, tapi juga memberikan edukasi kepada masyarakat bahwa zaman dahulu pernah ada bangunan seperti itu. Jadi, pengunjung bisa merasakan atmosfer Indonesia tempo dulu.

Fakta lainnya yang baru diketahui adalah bahwa Gemplong merupakan salah satu sentra kerajinan tenun yang sudah sangat terkenal. Kain tenun yang dihasilkan dari desa tersebut merupakan tenun asli buatan tangan, lho! Industri tenun di desa tersebut sudah berlangsung sejak 1950-an.

Nah, bagi kamu yang tertarik mengunjungi Desa Wisata Gamplong, jangan datang hari Senin, ya! Sebab, tempat ini tutup setiap Senin. Apalagi di tengah pandemi seperti ini, pihak pengelola biasanya melakukan pembersihan secara menyeluruh ke semua area wisata agar pengunjung tetap aman.

toxic diri sendiri

Waspada! Terkadang Kamu Bisa Jadi Toxic untuk Diri Sendiri, Lho!

masker scuba

Masker Scuba Dilarang di KRL, Kenapa Ya?