in ,

Deteksi Gagal Ginjal via Google

Kecerdasan buatan oleh Google bisa deteksi lebih cepat

teknologi deteksi gagal ginjal
Foto: freepik

Ngobrolin.id — Kecanggihan teknologi di dunia kesehatan kini sudah berkembang sangat pesat. Sebuah teknologi deteksi gagal ginjal kini bisa dilakukan dengan kecerdasan buatan alias artificial intellegent yang dikembangkan oleh Google.

Gagal ginjal sendiri merupakan salah satu penyakit paling mematikan di dunia. Memakan banyak korban, penderita gagal ginjal umumnya sudah kepalang terlambat ketika dideteksi menderita penyakit tersebut. Akibatnya, penderita pun terpaksa melakukan cuci darah secara rutin atau melakukan pencangkokan ginjal.

Beberapa ciri seseorang menderita penyakit gagal ginjal adalah kelelahan dan kulit kering serta gatal. Selain itu, penderita bisa mengalami kencing berdarah hingga kencing berbusa. Penderita juga mengalami pembengkakan pada kaki, lengan, tangan, dan wajah karena akumulasi cairan berlebih. Nyeri pinggang juga bisa menjadi ciri penyakit ini.

Google, perusahaan raksasa yang bergerak di bidang teknologi ini kini menjadi bagian dalam deteksi dini gejala gagal ginjal yang banyak melanda. Melalui kecerdasan buatan yang dikembangkannya, Google berupaya membuat alat pendeteksi gagal ginjal yang selama ini belum pernah ada.

Kecerdasan buatan tersebut diberi nama DeepMind. Alat ini dikembangkan dengan menggunakan lebih dari 600 ribu titik data. Terdapat berbagai data yang dikumpulkan, mencakup tes darah, detak jantung, hingga tekanan darah.

Para ilmuwan yang mengembangkan DeepMind pun sudah menemukan 9 dari 10 kasus gagal ginjal untuk meningkatkan kemampuan alat ini. Bisa dibilang, DeepMind merupakan masa depan dari deteksi dini penyakit gagal ginjal karena selama ini metode yang digunakan untuk memprediksi belum bisa bekerja secara cepat.

Uji gagal ginjal yang paling umum dilakukan adalah dengan tes laboratorium. Menjadi satu-satunya cara, tes gagal ginjal biasanya dijalani oleh orang dengan gejala dan memiliki riwayat penyakit diabetes ataupun hipertensi.

DeepMind sudah diujicobakan di Royal Free Hospital di London dengan hasil yang memuaskan. Deteksi gagal ginjal dengan DeepMind pun hanya memakan waktu selama 14 menit.

Seiring dengan keberhasilan alat deteksi kesehatan berbasis kecerdasan buatan, diharapkan kedepannya manusia bisa mendeteksi penyakit dengan lebih cepat. Kasus penanganan yang terlambat pun bisa ditekan.

smoothie berbahan oat

Kaya Serat, Ini Aneka Smoothies Berbahan Oat

Iwan Fals Once dan Fiersa Besari

Iwan Fals, Once, dan Fiersa Besari Rilis Karya untuk Negeri