in

Diperkirakan 30 Persen Populasi Koala Mati Saat Kebakaran Hutan di Australia

kebakaran terhebat di Australia

kebakaran hutan di Australia
foto: pixabay
  1. Ngobrolin.id — Pada akhir 2019 saat Indonesia sedang dilanda banjir bandang, Australia justru dihadapkan dengan bencana kebakaran hutan yang sangat besar. Kebakaran hutan di Australia sudah mencapai 10 juta hektare dan diperkirakan sudah membakar hingga satu miliar hewan yang hidup di dalamnya.

Beberapa pengamat mengatakan peristiwa kebakaran hutan di Australia sudah menjadi bencana nasional. Kebakaran ini membuat habitat alami dari beragam jenis hewan seperti burung, reptil, kangguru, koala, dan lain-lain musnah terbakar yang sudah berlangsung pada awal September 2019.

Kebakaran ini menyebabkan populasi koala berkurang sangat drastis. Tak hanya koala, kebakaran ini juga mengancam populasi hewan liar lainnya. Peristiwa kebakaran yang sangat dahsyat ini merupakan kali pertama terjadi di Australia.

Tak hanya hutan, pemukiman penduduk serta lahan pertanian yang berada dekat dengan kawasan hutan yang terbakar juga ludes dilalap si jago merah. Hewan yang terbakar belum dapat dipastikan jumlahnya hingga kebakaran berhasil dipadamkan.

Kebakaran tersebut disebabkan oleh beberapa hal, mulai dari kebiasaan membuang puntung rokok yang masih ada baranya secara sembarangan hingga sambaran petir yang menyambar pohon kering. Faktor lainnya yang tak kalah memengaruhi adalah perubahan cuaca. Hujan yang tak kunjung turun menyebabkan kelembapan tanah menjadi lebih rendah. Oleh karena itu, tanah perhutanan sangat mudah terbakar oleh percikan api yang kecil.

Kebakaran semakin mudah meluas di saat beberapa waktu belakangan ini angin bertiup cukup kencang di Australia dan suhu yang meningkat. Hal ini akhirnya menyebabkan kebakaran semakin sulit untuk dipadamkan.

Beberapa pakar berpendapat bahwa kebakaran kali ini disebabkan akibat efek pemanasan gobal yang semakin memburuk. Salah satu indikatornya adalah kenaikan suhu sebesar 1,5° Celcius yang dialami oleh Australia sehingga menyebabkan risiko kebakaran semakin meningkat.

Sudah semestinya masyarakat menyadari bahwa kondisi bumi sudah mengkhawatirkan. Kebiasaan buruk yang dilakukan saat ini bisa berdampak buruk di masa yang akan datang. Kalau bukan kita, siapa lagi yang akan menjaga bumi, menjaga jutaan pohon yang menghasilkan oksigen, dan hewan-hewan liar yang berada dalam kawasan hutan tersebut.

Try Out MasukKampus

Jelang Penyelenggaraan SBMPTN 2020, Try Out MasukKampus Sambangi Kota Medan

sherlock holmes 3

Sherlock Holmes 3 akan Tayang 2021