in ,

Endapan Lumpur Lapindo Membentuk Pulau Lusi yang Indah

destinasi wisata baru di daerah Sidoarjo

Pulau Lusi
foto: kkp.go.id

Ngobrolin.id — Tragedi semburan lumpur panas Lapindo menyebabkan wilayah di daerah Porong, Sidoarjo terendam lumpur. Lumpur serta air dari kawasan bendungan lumpur Lapindo tersebut dialirkan ke Sungai Porong melalui tiga saluran. Lumpur yang terbawa dari aliran tersebut pada akhirnya menyebabkan endapan yang lama-kelamaan membentuk sebuah pulau, pulau tersebut diberi nama Pulau Lusi, singkatan dari Lumpur Sidoarjo.

Pulau Lusi terbentuk dari hasil sedimentasi lumpur di bagian muara Sungai Porong. Pada kawasan tersebut akhirnya diuji coba untuk ditanam mangrove. Ternyata, mangrove dapat tumbuh baik sehingga saat ini Pulau Lusi mulai dipenuhi oleh mangrove.

Pulau tersebut memiliki luas sekitar 93,4 hektare dan sudah dikelola oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan. Sebelumnya, Pulau Lusi dikelola oleh Badan Pelaksana Badan Penanggulangan Lumpur Sidoarjo (Bapel BPLS).

Kementerian Kelautan dan Perikanan rencananya ingin mengembangkan Pulau Lusi sebagai Pusat Restorasi dan Pembelajaran Mangrove. Saat ini di kawasan pulau tersebut juga sudah dibangun tambak seluas 2,73 hektare. Tambak tersebut digunakan untuk mengamati perilaku biota ikan yang hidup di area Sungai Porong.

Saat ini pulau tersebut sudah dilengkapi dengan beberapa fasilitas penunjang seperti dermaga, jalan setapak, ruang pertemuan, rumah penjaga, musala, tandon air, toilet, instalasi air bersih, listrik, dan beberapa fasilitas lainnya.

Pulau Lusi kini sedang dikembangkan menjadi salah satu destinasi wisata di Kabupaten Sidoarjo yang unik dan berbeda. Pulau ini menawarkan wisata bahari yang menarik untuk dikunjungi oleh wisatawan lokal ataupun mancanegara. Pengembangan tersebut diharapkan mampu membangkitkan roda perekonomian penduduk di sekitar Pulau Lusi.

Saat pandemi kemarin, Pulau Lusi sempat ditutup oleh Pemerintah setempat untuk membatasi ruang gerak masyarakat. Namun, kini wisata bahari di pulau tersebut sudah dibuka kembali dengan menerapkan protokol kesehatan.

Nah, buat kamu yang penasaran ingin berkunjung ke kawasan wisata tersebut, kamu perlu menyeberang dari kawasan Wisata Tlocor dengan membayar ongkos penyeberangan sebesar Rp25.000 per orang.

Jangan lupa bawa perbekalan makan dan minum karena di pulau tersebut masih cukup sedikit orang yang berjualan. Di pulau ini, kamu dapat melihat matahari terbenam atau matahari terbit yang indah.

pashmina plisket

Sedang Nge-trend, Ini Kelebihan Pashmina Plisket

tarian lengger maut

Sinopsis Tarian Lengger Maut yang Bakal Tayang 13 Mei 2021 di Bioskop