in

Fakta Terbaru Kasus Penganiayaan Pelajar di Pontianak

kasus penganiayaan
Foto: pixabay

Ngobrolin.id— Kasus penganiayaan yang melibatkan pelajar di Pontianak terus berkembang. Hingga saat ini, penyidikan masih terus berlanjut. Dikutip dari Detik.com, Polresta Pontianak sudah menetapkan tiga tersangka berinisial L, TPP, dan NNA. Ketiganya masih berstatus sebagai pelajar SMA.

Ketiga pelaku mengakui menganiaya korban. Mereka dijerat Pasal 76C juncto Pasal 80 ayat 1 UU Nomor 35 tahun 2014 tentang Perlindungan Anak. Oleh sebab itu, para pelaku yang masih di bawah umur tersebut terancam pidana kurungan 3,5 tahun penjara.

Namun, tidak seperti yang sudah banyak diberitakan media sosial dan media daring, tidak ada pengeroyokan yang melibatkan 12 orang sekaligus. Selain itu, isu yang beredar seperti percobaan perusakan alat vital korban juga tidak ditemukan. Hal ini berdasarkan hasil visum kepada korban yang dikeluarkan oleh Rumah Sakit Promedia Pontianak.

Sesuai hasil visum yang diumumkan Polresta Pontianak, Kombes M. Anwar Nasir pada Rabu (10/4) dijelaskan bahwa tidak ada bengkak di bagian kepala korban. Kecurigaan adanya luka di kepala korban pada awalnya berasal dari pengakuan korban yang sempat dijambak dan dibenturkan ke aspal.

Bagian THT mencakup telinga, hidung, dan tenggorokan juga tidak terluka. Begitu pula dengan bagian tubuh lain seperti dada dan perut korban. Tidak ditemukan adanya luka memar ataupun bekas luka pada bagian tersebut.

Tak hanya mengenai berbagai jenis luka yang tak ditemukan, tetapi dugaan awal penyebab kasus ini bergulir juga dibantah oleh tersangka tersebut.

Perseteruan pelaku dan korban dimulai dari saling sindir di media sosial yang kemudian berlanjut ke WhatsApp. Kemudian, keduanya hendak menyelesaikan masalah itu di Alun Kapuas, baik korban maupun tersangka menyetujuinya. Mereka bertemu pada Jumat (29/3) pukul 11 siang.

Tersangka mengaku melakukan penyiraman air dan menarik rambut korban hingga korban terjatuh. Perut korban juga diinjak dan kepala dibenturkan ke aspal. Setelah itu, tersangka melarikan diri.

Penganiayaan kembali dilakukan oleh tersangka yang berbeda. Korban dipiting dan ditendang perutnya oleh tersangka lain. Kejadian tersebut dilihat oleh warga yang kemudian melerai, dan tersangka pun melarikan diri.

Dengan semakin viralnya kasus ini, para tersangka mengaku mendapat banyak ancaman dari orang tidak dikenal.

jenis investasi

Ini Dia Jenis Investasi yang Cocok Buat Kamu Kaum Milenial

Menanti jodoh

Kamu Bisa Lakukan 5 Aktivitas Ini Sambil Menanti Jodoh