in ,

Fenomena Langit Bulan September, Catat Tanggalnya

Siapkan snack dan lebarkan tikar, yuk star gazing!

fenomena langit
Foto: freepik

Ngobrolin.id — Langit selalu menarik untuk diamati. Bulan September 2019 kali ini, kamu bisa menyaksikan beberapa fenomena langit menarik di malam hari. Sudah menyiapkan tikar untuk berbaring dan menikmati keindahan alam?

6 September 2019

Pada tanggal ini, kamu akan melihat bulan tampak sejak matahari terbenam hingga tengah malam. Bulan akan menghilang pada tengah malam. Kamu bisa menikmati keindahan langit tanpa bulan setelah bulan menghilang hingga matahari terbit lagi. Karena sedang berada di fase perbani, bulan hanya akan tampak separuh.

Selain itu, kamu juga akan melihat konjungsi bulan dan Jupiter di hari yang sama. Jarak kedua benda langit ini hanya terpaut 2,15 derajat. Kamu bisa melihatnya di atas kepalamu setelah matahari terbenam hingga tengah malam. Keduanya akan tampak berada di rasi bintang Ofiukus.

8 September 2019

Pada hari ini, kamu bisa melihat konjungsi bulan, Saturnus, dan Pluto secara bersamaan. Ketiga benda langit ini hanya berjarak masing-masing sejauh 1 derajat. Dengan jarak ini, kamu bisa melihatnya langsung dari bumi, lho, terutama untuk melihat Saturnus. Jika ingin melihat Pluto, kamu akan membutuhkan bantuan teleskop.

Dari bumi, Saturnus terlihat berwarna kuning keemasan. Sementara, dengan bantuan teleskop, kamu akan melihat Pluto berwarna abu-abu. Tepatnya, ketiganya bisa kamu nikmati setelah matahari terbenam hingga pukul 1.22 WIB.

Hujan meteor

Di September ini akan ada beberapa kali hujan meteor yang terlihat dari bumi. Hujan meteor pertama dapat dinikmati pada 9 September 2019. Arahkan pandanganmu ke langit tenggara dan carilah konstelasi Pisces. Setiap jamnya, kamu akan melihat 10 meteor yang mengarah ke bumi membentuk hujan. Peristiwa ini dinamakan hujan meteor Piscid.

Pada 5 hingga 21 September juga akan terjadi hujan meteor epsilon Perseid dari debu komet Swift-Tuttle. Puncaknya, kamu bisa mengamati hujan meteor ini pada 10 September pukul 06.00 WIB. Kamu dapat melihatnya datang dari rasi Perseus. Akan ada 5 ‘bintang jauh’ setiap jamnya.

Pada 27 September juga menjadi puncak dari hujan meteor Sekstantid. Peristiwa ini bisa diamati dari dini hari hingga siang hari. Waktu terbaik untuk mengamatinya adalah pukul 03.30 hingga 05.30 WIB. Arahkan pandangan ke langit timur di rasi bintang Sekstan dan akan ada lima meteor jatuh per jamnya.

14 September

Bulan ini, bulan purnama akan terlihat sempurna dari bumi pada 14 September. Fase ini akan dimulai pukul 11.34 WIB. Karena pada saat fase bulan purnama kali ini jarak bumi dan bulan sedang dalam posisi terjauh, ukuran bulan pun akan mengecil sebanyak 14 persen.

23 September

Tanggal ini cukup istimewa sebab akan terjadi ekuinoks alias matahari tepat berada di ekuator pada siang hari. Peristiwa ini salah satunya terjadi karena gerak semu tahunan matahari. Pada hari ini, durasi waktu siang dan malam hari akan sama.

lagu GAC

6 Lagu GAC untuk Mengenang Perpisahan Sementara Mereka

Pembajakan buku

Lantang Nyaring Teriakan: Lawan Pembajakan Buku!