in ,

GeNose, Alat Deteksi Covid-19 Besutan UGM yang Bekerja dalam 80 Detik

Semoga tes covid-19 bisa lebih massal dan lebih terjangkau

GeNOse
foto: pexels

Ngobrolin.id — Para peneliti di Universitas Gadjah Mada (UGM) berhasil mengembangkan sebuah alat untuk mendeteksi virus Corona hanya melalui embusan napas, alat tersebut diberi nama GeNose. Alat ini dapat mendeteksi keberadaan virus Corona pada tubuh manusia dalam waktu yang cepat.

Alat tersebut dapat mendeteksi virus kurang dari 2 menit dan hasil pengujian sudah bisa diketahui oleh pasien, apakah postif atau negatif Covid-19. Kecepatan alat ini sudah diuji di BIN.

“Kalau sebelumya butuh waktu sekitar 3 menit, kemarin saat uji di BIN sudah bisa turun menjadi 80 detik sehingga lebih cepat lagi,” ujar salah seorang peneliti GeNose, Kuwat Triyono seperti dikutip dari laman ugm.ac.id.

Alat ini sudah diuji dengan 600 sampel data yang valid di Rumah Sakit Bhayangkara dan  Rumah Sakit Lapangan Khusus Covid Bambanglipuro di Yogyakarta. Hasil pengujian tersebut menampilkan alat tersebut memiliki tingkat akurasi yang cukup tinggi, yakni sekitar 97 persen. Kini, GeNose sudah melalui tahap uji klinis kedua.

Selain bisa mendeteksi dalam kurun waktu yang cepat, GeNose juga memiliki keunggulan dalam tingkat akurasi tinggi. Selain itu, alat ini dinilai lebih terjangkau dibandingkan dengan tes usap PCR. Satu unit alat dihargai Rp40 juta, setiap satu unit bisa digunakan untuk melakukan 100 ribu pemeriksaan.

Dilansir dari ugm.ac.id, salah seorang peneliti alat GeNose, Dian Kesumapramudya Nurputra menjelaskan, alat tersebut bekerja untuk mendeteksi Volatile Organik Compound (VOC) yang terbentuk akibat infeksi Covid-19 dan keluar bersama embusan napas ke dalam kantong khusus. Selanjutnya, embusan tersebut akan diidentifikasi dengan sensor-sensor dan kemudian datanya akan diolah dengan bantuan kecerdasan artifisial.

Alat ini bisa membantu pemerintah untuk meningkatkan rasio testing sehingga deteksi pasien Covid-19 bisa berjalan lebih cepat dan efisien. Jika GeNose sudah mendapatkan izin edar dari Kemenkes, alat ini sudah bisa disampaikan pada satgas untuk digunakan secara masal. Alat tes tersebut diperkirakan sudah bisa digunakan untuk skrining pada Desember 2020. UGM sudah melakukan serah terima GeNose kepada Kemenristek/BRIN.

 

 

 

masker SNI

Terlalu Banyak Polemik Masker, Pemerintah Akhirnya Merilis Aturan Masker SNI

savage love

Savage Love yang Lagi Viral di TikTok Bakal Diremix oleh BTS dan Jason Derulo!