in

Gregetan Lihat Barang Tidak Rapi, Kamu Beneran OCD atau Hanya Perfeksionis?

Jangan asal diagnosa sendiri ya!

OCD
foto: unsplash

Ngobrolin.id— Seringkali ada orang yang tidak tahan melihat susunan barang yang tidak sempurna sehingga memicu perhatiannya untuk terus berpusat pada kondisi tersebut. Nah, kalau kamu sering merasakan hal tersebut, kamu belum tentu mengalamiOCD atau obsessive compulsive disorder. Bisa saja kamu memang merupakan orang yang perfeksionis.

Perfeksionis memang bisa menyebabkan seseorang mengalami OCD. Tetapi, tidak semua orang perfeksionis merupakan OCD. OCD itu lebih mengarah pada seseorang dengan tingkat perfeksionis yang terlalu ekstrem.

Dilansir dari halodoc.com, perfeksionis dengan OCD sendiri memiliki perbedaan pada tingkat rasional yang digunakan pada aktivitas atau situasi tertentu. OCD dapat menyebabkan seseorang menjadi cemas, ketakutan, dan tertekan. Sementara itu, perfeksionis membuat seseorang menjadi berjuang untuk sempurna. Namun, kondisi tersebut bisa menjadi penyebab OCD ketika usaha-usaha tersebut menyebabkan gangguan literal dalam hidup seseorang.

Diagnosis OCD tidak boleh dilakukan sembarangan dan sebaiknya kamu jangan terlalu sering menggunakan istilah tersebut pada kehidupan sehari-hari. Sebab, ini adalah gangguan medis yang perlu mendapatkan perhatian khusus.

Pengidap OCD biasanya akan melakukan ritual-ritual tertentu untuk mengatasi rasa cemasnya, seperti mengunci pintu sebanyak jumlah yang ia percaya, misalnya 10 kali. Jika ritual tersebut tidak dilakukan, ia yakin bakal ada sial yang akan menimpanya.

Contoh lain yang mungkin relate di masa pandemi adalah mencuci tangan. Normalnya, seseorang mencuci tangan ketika akan makan, masuk ke ruangan, atau keluar dari kamar mandi. Sementara itu, pengidap gangguan ini akan terus cuci tangan hingga tangannya luka karena ia takut terkena penyakit parah jika tidak mencuci tangan berkali-kali.

Sebenarnya, orang perfeksionis juga memiliki ritual khusus yang sering dilakukan, tetapi ritual tersebut tidak dilakukan karena rasa cemas. Misalnya, mencuci tangan ketika ingin makan atau merapikan meja kerja pada hari sesuai dengan apa yang mereka inginkan. Mereka akan puas ketika sudah melakukan hal tesebut meski terkadang untuk orang normal hal tersebut agak berlebihan.

Sifat perfeksionis dapat menjadi motivasi seseorang untuk unggul, tetapi juga bisa membuat dirinya menjadi sangat kritis terhadap diri sendiri dan orang lain. Padahal, ada yang bilang jika kesempurnaan itu adalah fana dan musuh yang sering tidak disadari.

 

Bioskop atoom

Bioskop Atoom, Bioskop Horor yang Mulai Eksis Kembali Saat Dilirik Joko Anwar

sungai ciliwung

Waw, 3 Berang-berang Mulai Dilepasliarkan di Ciliwung, Pertanda Apa Nih?