in ,

Hati-hati, Ini Bahaya Bersantap All You Can Eat

bahaya bersantap all you can eat
Foto: Google Image

Ngobeolin.id — Benarkah ada bahaya bersantap all you can eat? Seperti kita ketahui, bagi sebagian orang, prasmanan sepuasnya atau yang dikenal all you can eat bukan cara makan, melainkan sebuah tantangan. Ini karena seseorang harus mengisi piring semaksimal mungkin agar setara dengan uang yang dikeluarkan. Namun perlu diingat, mengonsumsi makanan secara berlebihan dapat membahayakan kesehatan, lho.

“Mentalitas kompetitif dan terlalu lapar membuat kamu siap makan berlebihan, dan perasaan tak nyaman yang kamu dapatkan, 20 menit setelah selesai,” kata juru bicara Akademi Nutrisi dan Diet dan Ketua Departemen Nutrisi dan Dietetika di Universitas North Florida, Lauri Wright, seperti dilansir Reader’s Digest.

Direktur Eksekutif Kemitraan untuk Pendidikan Keamanan Pangan, Shelley Feist juga mengungkapkan, prasmanan all you can eat tidak hanya dapat merusak diet, tetapi juga bisa membuat seseorang berisiko lebih tinggi untuk sakit.

“Hampir semua makanan dapat menempatkan seseorang pada risiko penyakit yang ditularkan melalui makanan, jika tidak ditangani dengan benar,” katanya.

Sebab, menurut dia, sulit mengetahui ihwal apakah krim sup jamur dibuat dalam suhu tinggi, atau sushi dibuat dengan bahan dingin di tempat prasmanan itu. “Zona antara 40 dan 140 derajat Fahrenheit adalah zona bahaya, karena, pada suhu tersebut, bakteri suka tumbuh,” kata Feist.

Oleh karena itu, dia menyarankan sejumlah hal yang dapat pelanggan hindari untuk meminimalkan risiko sakit usai mencicipi makanan all you can eat. Pertama, kamu harus selalu mencuci tangan sebelum mendekati meja prasmanan. Pastikan tidak mendekati penjaga yang bersin, karena menjadi tempat berkembang biak kuman dari orang batuk atau flu.

Sementara, seorang ahli mikrobiologi di Universitas Drexel, Jennifer Quinlan mengatakan, “Risiko terbesar kamu untuk kontaminasi, lebih sering berasal dari orang lain (bersin) yang mengambil makanan itu, apakah itu dengan tangan mereka atau apakah itu mengudara,” ujarnya.

Kedua, alat yang tenggelam dalam makanan. Kamu mungkin berpikir membantu dengan mengambil sendok saji yang tenggelam dalam makanan. Namun, pikirkan lagi, berapa banyak orang yang telah menyentuh alat itu?

“Kami sering sangat berhati-hati menyentuh pegangan pintu yang meninggalkan kamar mandi. Yah, itu ide yang sama,” ujar Quinlan.

Selain itu, makanan tersebut juga harus diganti, jika memungkinkan, kamu sebaiknya menghindari nampan makanan. Quinlan merekomendasikan pelanggan agar menggunakan pembersih tangan, setelah selesai mengambil makanan dan sebelum menyantap hidangan.

tips supaya spatula kayu awet

Tips Supaya Spatula Kayu Awet dan Bertahan Lama

Membersihkan kaca jendela

Bersihkan Kaca Jendela dengan Bahan-bahan Ini