in ,

Hikmah yang Harus Dipetik Remaja dari Film Posesif

film yang membahas kehidupan percintaan anak remaja

film posesif
foto: instagram @palarifilms

Ngobrolin.id Film Posesif merupakan salah satu film drama yang menggambarkan kisah hubungan percintaan anak remaja SMA. Film ini dimainkan oleh Adipati Dolken sebagai Yudhis dan Putri Marino sebagai Lala.

Tahukah kamu film ini sudah menyabet banyak penghargaan. Ada 10 nominasi Piala Citra yang didapatkan oleh film ini. Salah satunya adalah Piala Citra untuk Pemeran Wanita Terbaik yang didapatkan Putri Marino. Film ini bisa kamu tonton langsung di Iflix dan beberapa penyedia streaming film lainnya.

Film Posesif mengisahkan hubungan percintaan Lala dan Yudhis yang awalnya terlihat normal biasa saja. Dua anak remaja SMA yang sedang melakukan pendekatan hingga akhirnya mereka memutuskan untuk jadian.

Setelah menjalin hubungan, baru deh sifat asli mereka masing-masing ketahuan. Yudhis sangat menginginkan jadi satu-satunya di dalam hidup Lala. Sementara, Lala mencoba untuk mengubah sifat Yudhis yang dirasa kurang baik.

Lebih jauh lagi, ternyata Yudhis dan Lala punya masalah di keluarganya masing-masing. Lala ditekan untuk menjadi atlet loncat indah yang hebat oleh ayahnya yang merupakan pelatih atlet loncat indah. Sementara, Yudhis juga mendapatkan perlakuan yang kurang baik dari orangtuanya. Mereka berdua sama-sama terjebak dalam lingkungan yang posesif.

Tanpa disadari hal tersebut justru berimbas pada karakter mereka berdua dalam menjalin hubungan sosial di masa remaja. Yudhis sangat posesif dengan Lala, ia tidak pernah percaya sepenuhnya kepada Lala.

Tak jarang dalam hubungan mereka terjadi kekerasan, interaksi mereka terkesan abusif dan seperti menggambarkan hubungan beracun atau toxic relationship yang harus kamu hindari. Lala selalu terjebak dengan janji-janji manis yang diberikan Yudhis. Hingga akhirnya Lala sering memilih keputusan yang kurang tepat, seperti berhenti berlatih menjadi atlet loncat indah dan lebih memilih Yudhis.

Selain itu, Lala yang selalu berusaha ingin menolong Yudhis untuk membawanya pergi dari lingkungan yang kurang baik, nyatanya tidak pernah bernasib mujur. Ia mendapatkan perlakuan yang kurang menyenangkan dari Yudhis. Ya, karena pada dasarnya mereka berdua memang masih remaja yang belum matang secara emosional.

Akhirnya, hubungan mereka kandas di tengah jalan, benar-benar di tengah jalan, guys! Lala ditinggalin Yudhis di tengah jalan. Gak tahu deh habis itu Lala pulang ke rumahnya naik apa. Akhir kisah ini bisa dibilang memang gantung. Saat Lala sudah terlihat baik-baik saja dan sudah kembali menjadi Lala yang normal, tiba-tiba sosok Yudhis datang lagi.

Banyak hikmah yang bisa kamu ambil dalam film ini. Kamu tidak pernah bisa mengubah seseorang jika ia sendiri tidak memiliki keinginan untuk berubah. Jangan pernah biarkan pasangan kamu melakukan kekerasan secara fisik ataupun verbal. Kamu harus mewaspadainya jika ia sudah berani melakukannya pada dirimu.

Dan, jika sudah kadung melakukan kesalahan, jangan pernah sungkan untuk meminta maaf dan bangkit untuk memperbaiki semuanya. Kamu masih memiliki masa depan yang lebih cerah daripada terus-terusan menyesali masa lalu.

paman sam

Kenapa Amerika Serikat Disebut Negeri Paman Sam?

lagu Taylor Swift

Lagu-lagu Taylor Swift yang Menceritakan Mantannya