in

Hindari Toxic Positivity Saat Kamu Jadi Pendengar

Cara menjadi pendengar yang baik

toxic positivity
foto: unsplash

Ngobrolin.id Toxic positivity kerap ditemukan secara tidak sengaja saat seseorang memberikan saran kepada temannya yang sedang dirundung masalah. Alih-alih ingin menyemangati atau menghibur, kalimat toxic positivity justru akan membuat hati teman menjadi makin serba salah.

Masalah akan selalu ada dalam kehidupan manusia, bahkan manusia yang terlihat bahagia. Setiap individu memiliki permasalahan yang berbeda-beda, begitu juga dengan kamu dan teman kamu. Masalah kalian pasti akan berbeda-beda. Saat kamu menjadi orang kepercayaan teman sebagai tempat cerita, sebaiknya hindari beberapa kalimat positif yang kamu rasa benar namun sebenarnya itu akan tambah menyakiti teman.

Meminta teman untuk berpikir positif saat mereka sedang dipenuhi energi negatif itu sulit. Menurut studi Psychological Science (2009) yang dikutip dari laman Tirto.id, anjuran untuk berpikir positif saat orang tertekan justru dapat memperburuk keadaan seseorang yang sudah merasa dirinya rendah.

Mengapa justru kalimat positif menjadi negatif? Ini karena pada saat seseorang dirundung emosi kesedihan mereka hanya perlu didengar apa yang mereka rasa. Mereka berharap kamu akan memahami dengan baik apa yang dirasakan oleh teman kamu. Kamu tidak perlu menyangkal perasaan negatifnya dengan berusaha menumbuhkan energi positif. Justru hal tersebut akan membuat teman kamu merasa tidak nyaman.

Dilansir dari laman Psychology Today, toxic positivity merupakan konsep yang berfokus pada hal-hal positif saja, dan menolak segala sesuatu yang memicu emosi negatif. Mungkin terdengar bagus untuk mendorong seseorang berpikiran positif, namun nyatanya tidak.

Ketika seseorang berusaha untuk menolak sesuatu, misalnya energi negatif, hal tersebut malah akan semakin bertambah besar. Kamu akan berkata pada diri sendiri bahwa kamu tidak boleh berpikiran negatif, sedangkan kamu masih berada di lingkaran yang negatif. Energi positif yang sedang kamu bangun hanyalah sia-sia.

Lalu, bagaimana menanggapi seorang teman yang sedang dirundung sedih? Dengarkan saja dengan baik. Berikan dukungan diawali dengan empati, seperti: “Pasti rasanya berat, ya…” Buatlah teman kamu merasa nyaman dan merasa didengar terlebih dahulu. Setelah itu, hibur dengan kesukaannya. Kehadiran kamu di sisinya akan lebih berharga.

 

game indoor

5 Games Indoor Seru untuk Mengisi Acara Reunian dan Gathering

membuang waktu

10 Hal yang Tidak Disadari Malah Membuang Waktu Kamu