in

Ini Ciri Gejala Tiga Jenis Gangguan Kepribadian Tipe A

Kenali cirinya, waspada gangguannya

Jenis gangguan kepribadian
Foto: freepik

Ngobrolin.id Jenis gangguan kepribadian dapat dibedakan secara umum menjadi tiga. Ketiganya memiliki ciri gejala yang berbeda. Gangguan kepribadian sendiri merupakan kondisi penderita yang memiliki pola pikir dan perilaku tidak normal.

Gangguan kepribadian dapat menyebabkan penderitanya kesulitan dalam merasakan, memahami, dan berinteraksi dengan orang lain. Gangguan ini pun sangat beragam. Salah satunya adalah gangguan yang memengaruhi pemikiran dan perilaku pengidapnya dan digolongkan sebagai jenis gangguan kepribadian A.

Beberapa ciri yang biasanya dimiliki oleh penderita gangguan kejiwaan berdasarkan jenisnya sebagai berikut.

Jenis gangguan kepribadian yang pertama adalah skizotipal. Penderita ini bisa dikenali dari cara bicara yang tidak wajar. Mereka juga tampak merasa selalu cemas dan tidak nyaman dengan situasi sekitar.

Penderita gangguan skizotipal sering berkhayal dan merasa bahwa diri mereka memiliki kekuatan tertentu, misalnya telepati. Khayalan ini menurut mereka, dapat memengaruhi emosi dan perilaku orang lain. Gejala lain yang acap kali ditemui pada penderita gangguan skizotipal adalah percaya yang berlebihan pada pesan tersembunyi atau teori konspirasi.

Ada pula tipe gangguan kepribadian skizoid. Ciri utama yang dimiliki oleh penderita adalah sifat yang terlalu ‘dingin’. Orang dengan skizoid akan sulit beradaptasi dengan momen dan tidak merasakannya.

Pun, penderita skizoid sulit menerima kritik dan pujian, mereka tidak akan mengacuhkannya sama sekali. Mereka akan terlihat tidak membutuhkan hubungan sosial, baik pertemanan maupun percintaan dengan orang lain. Saking ‘penyendiri’-nya, mereka akan menghindari interaksi sosial.

Jenis gangguan kepribadian yang ketiga adalah paranoid. Ciri-ciri penderita paranoid dapat terlihat dari kecurigaan yang berlebihan terhadap orang lain. Orang yang mengidap paranoid akan sangat tidak percaya kepada siapa pun, termasuk kepada pasangan mereka.

Gangguan paranoid yang diderita ini akan membuat seseorang ketakutan dan mengira orang lain akan memanipulasi atau melakukan tindakan yang akan merugikan mereka. Termasuk, ketakutan bahwa pasangannya akan selingkuh.

Penyebab gangguan ini pun sangat beragam, termasuk bagi gangguan kepribadian tipe A. Mulai dari adanya kelainan pada otak, riwayat penyakit mental dalam keluarga, memiliki masa kecil yang kurang menyenangkan, hingga tingkat pendidikan yang rendah.

penyebab mimpi buruk

Stop Mimpi Buruk, Hindari Hal Ini

mengobati kebotakan

Tangani Kebotakan dengan Tindakan Ini