in

Ini Dia Jenis Font yang Paling Sering Dipakai

font yang sering dipakai
Foto: pixabay

Ngobrolin.id — Seiring dengan semakin canggihnya teknologi, kegiatan menulis tangan semakin tergantikan oleh mengetik. Mengetik pun tak lagi dengan mesin ketik, tetapi dengan berbagai gawai yang lebih canggih. Dengan begitu, penggunaan font alias jenis huruf pun beragam. Nah, kira-kira font apa sih yang paling sering dipakai? Ini dia jenis font yang paling sering dipakai.

Helvetica

Bisa dibilang, font ini adalah yang paling populer di dunia. Font ini pertama kali dirancang oleh seorang desainer asal Swiss bernama Max Miedinger pada 1957 dan masih sering digunakan hingga sekarang.

Font helvetica ini masih sering digunakan karena tampak modern, simpel, dan tampak meyakinkan dan terpercaya seperti citra orang Swiss.

Baskerville

Kurang terkesan dengan bentuk font ‘caslon’, John Baskerville mulai membuat font miliknya sendiri. Di Brimingham pada 1757, font baskerville lahir sebagai font tradisional. Bentuknya berada di tengah-tengah antara font bergaya lama caslon dan font bergaya modern seperti didot dan bodoni. Ciri khasnya adalah menggunakan garis horizontal dan sangat kontras.

Beberapa kompetitor Baskerville seperti Benjamin Franklin dan Giambattista Bodoni mencoba membuat dan memperkenalkan berbagai versi baru. Salah satunya adalah font yang terlihat lebih elegan dan fresh, yaitu ‘new baskerville’.

Times

Seorang manajer The Times surat kabar harian di London, William Lint-Smith, mendengar bahwa tipe tulisan yang digunakan untuk surat kabarnya tersebut dikritik oleh seorang typographer ternama, Stanley Morison.

Lint-Smith lalu meminta Morison untuk mendesain ulang font yang akan digunakan koran The Times. Pada 1931, Morison mendesain ‘times new roman’ yang menggantikan font koran sebelumnya, ‘times old roman’. Sejak saat itu, font tersebut merupakan font yang paling banyak digunakan di dunia percetakan.

Gotham

Font ini diadaptasi dari ‘gothic’, sebuah font yang dibuat pada awal abad ke-20 di Amerika. Font ini dirilis pada 2000, dan belasan tahun kemudian font ini menjadi lebih populer di kalangan desainer karena terlihat bersih dan modern. Salah satu penggunaannya adalah pada saat kampanye Obama pada 2008.

Bodoni

Duke Ferdinand of Bourbon-Parma sangat mengagumi desain font Giambattista Bodoni pada akhir abad ke-18 hingga ia mengizinkan Bodoni untuk membuat sebuah kantor cetak pribadi di istananya. Bodoni kemudian dikenal sebagai salah satu font paling populer setelah Morris Fuller Benton menggunakannya pada 1920 dengan sedikit modifikasi untuk poster film Goodfellas.

Didot

Font ini keluar bersamaan dengan keluarnya font bodoni dan merupakan alternatif dari font tersebut. Secara umum, didot merupakan versi lebih ramping dari bodoni. Namun, didot juga terinspirasi dari font baskerville dengan tekanan yang kuat. Hingga kini, varian font ini masih digunakan kembali karena tidak lekang waktu dan elegan untuk berbagai keperluan.

Futura

Salah satu font klasik ini didesain oleh Paul Renner pada 1920 di Jerman. Sejak dirilis, futura menjadi salah satu font yang menjadi standar geometrik dari perubahan font selama lebih dari 80 tahun melalui perubahan bentuk.

Futura terinspirasi dari desainer-desainer dan digunakan sebagai font bisnis dan periklanan hingga hari ini. Salah satu yang masih menggunakannya adalah Volkswagen.

Gill Sans Font yang memilki corak sangat Inggris ini diproduksi oleh perusahaan Monotype, dan didesain oleh Eric Gill pada 1928. Kini, beragam font gill sans tersedia dalam berbagai ketebalan dan variasi yang dapat dipilih.

media sosial

Jangan Unggah Dokumen Ini di Media Sosial Milikmu

Powerpuff girls

Kenalan Yuk Sama Personil Baru The Powerpuff Girls