in

Ini Dia Jenis Investasi yang Cocok Buat Kamu Kaum Milenial

jenis investasi
Foto: Pixabay

Ngobrolin.id — Investasi biasanya identik dengan orang-orang yang berusia matang. Namun saat ini, generasi muda atau kaum milenial juga mulai menguasai dunia investasi. Seiring beragamnya produk dan kemudahan dalam melakukannya, memang terdapat beberapa jenis investasi yang sangat cocok untuk kaum milenial.

jenis investasi
Foto: Pixabay

Co-Founder & CEO Halofina, Adjie Wicaksana mengatakan, investasi yang paling diminati banyak orang pada dasarnya terbagi menjadi tiga, yaitu deposito, emas, dan properti. Namun seiring perkembangan zaman, kegiatan berinvestasi berubah fokus kepada solusi yang dibutuhkan seseorang saat hendak melakukannya.

“Di Indonesia sekarang mungkin top 3 investment yang paling diminati hari ini adalah deposito, emas, dan properti. Properti itu orangtua dulu kalau punya uang masukin ke situ, sekarang mau beli tanah di mana? Mahal semua, gak mungkin beli 1 meter persegi dulu dicicil,” katanya di Jakarta (14/3).

Oleh karena itu, saat ini kaum milenial cenderung memilih investasi dengan cara yang mudah meski memiliki risiko tinggi. “Jadi sekarang barangnya sama, cara belinya yang beda. Sekarang ada crowd funding untuk properti, terus beli emas bisa digital kita beli,” tuturnya.

Sementara itu, untuk deposito menurutnya tidak jauh berbeda dengan reksadana, di mana investor mengharapkan return dari investasi tersebut. Hal-hal tersebut dikatakan cenderung tidak menarik di mata orangtua.

“Dilihat dari sisi milenial punya karakter jadinya dia lebih mau ambil risiko karena kecenderungan ingin ambil untung yang cepat, makanya mungkin banyak beberapa produk peer to peer lending didominasi milenial dilihat dari user-nya (pengguna),” katanya.

Senada, CMO Bareksa, Rani Sumarni menyebutkan saat ini milenial cenderung menginvestasikan uangnya untuk reksadana. Dia juga menyatakan kaum milenial merupakan pasar potensial bagi perusahaan investasi.

“Investasi ini tren saat ini untuk investasi akan jadi lebih tinggi ke depannya, tentu kami sangat optimis sekali karena dari sisi kebutuhan investasi ini sebenarnya biaya konsumtif yang ditunda. Jadi, mau gak mau dengan adanya jumlah usia milenal yang sangat besar, pasti akan meng-cover semua nilai invest tersebut,” ujarnya.

Dia menyebutkan reksadana sendiri merupakan jenis investasi baru dibanding properti atau emas yang sudah ada sejak dahulu. Namun dalam perjalanannya, kedua jenis investasi tersebut juga mengalami perkembangan dari sisi cara pembeliannya, di mana saat ini sudah banyak fintech yang mewadahi investasi secara online.

“Produknya sudah lama tapi lebih inovasi bagaimana caranya ini mudah diperoleh. Nah kalau target marketnya sekarang usia milenial yang nantinya ini sangat produktif dari sisi income (pendapatan) otomatis ini akan jadi peluang yang sangat besar untuk Indonesia dari sisi investasi,” ujarnya.

Oleh karena itu, dia mengajak kaum milenial untuk segara berinvestasi sesuai kondisi dan kebutuhan masing-masing. “Jadi memang tergantung kebutuhannya si customer itu sendiri,” pungkasnya.

Infeksi jamur

Cegah Infeksi Jamur dengan Berbagai Cara

kasus penganiayaan

Fakta Terbaru Kasus Penganiayaan Pelajar di Pontianak