in

Inilah Alasannya Kenapa Waktu Bermain Gadget Anak Wajib Dibatasi

waktu bermain gadget anak
Foto: pixabay

Ngobrolin.id — Apakah menghabiskan waktu bermain gadget anak yang terlalu lama benar-benar berbahaya? Pedoman dari Kanada, Australia, dan Afrika Selatan merekomendasikan bahwa bermain gadget dengan tujuan rekreasi harus dihindari pada anak di bawah dua tahun, Moms. Batasannya yaitu sampai satu jam per hari pada anak berusia dua hingga empat tahun, dan dua jam per hari pada anak berusia 5—17 tahun.

Jelas bahwa batasan waktu rekreasi ini diperlukan karena sejumlah alasan. Pertama, bukti menunjukkan dengan kuat bahwa batasan dibutuhkan. Rekomendasi untuk membatasi menonton layar gadget didasarkan pada penelitian yang menggunakan pendekatan yang diterima secara luas dan berbasis bukti. Pendekatan tersebut meliputi tinjauan sistematis, penilaian kritis terhadap bukti, konsultasi dan tinjauan nasional dan internasional, dan sistem pelaporan yang transparan.

Kedua, bermain gadget yang bertujuan rekreasi dengan intensitas rendah jelas lebih baik. Ada bukti yang mendukung batas waktu tertentu yang direkomendasikan dan dikonsultasikan secara luas oleh kami dengan individu dan orang tua dan keluarga menunjukkan bahwa mereka menganggap bahw membatasi waktu bermain gawai itu bermanfaat.

Ketiga, peneliti yang terlibat pada pengembangan pedoman gerakan 24 jam untuk anak-anak dan remaja mengatakan kalau bermain gadget dengan tujuan rekreasi harus dibatasi konsisten merujuk pada bukti yang dilakukan oleh badan berwenang seperti WHO dan World Cancer Research Fund (WCRF). Ulasan ini menyoroti peran penting dari main gadget bersifat rekreasi dalam mempengaruhi perkembangan obesitas, kanker, dan masalah penglihatan.

“Rekomendasi khusus kami juga konsisten dengan apa yang ditemukan oleh American Academy of Pediatrics dan Canadian Pediatric Society,” kata salah seorang peneliti.

Mengambil pendekatan membebaskan waktu yang dihabiskan untuk bermain game pada dasarnya mengabaikan konteks yang lebih luas. Masa kanak-kanak modern ditandai oleh aktivitas fisik yang rendah, duduk berlebihan dan waktu di dalam ruangan. Anak-anak dan remaja juga menderita keterampilan motorik yang buruk, kekurangan penglihatan tingkat tinggi, peningkatan risiko diabetes tipe 2 dan hipertensi.

Selanjutnya, ketika bentuk-bentuk baru batasan waktu bermain gadget muncul, diperlukan pendekatan pencegahan—beberapa batasan akan lebih baik jika bahaya yang dapat dihindari jelas bentuknya.

white chocolate

Oh.. Ini Bedanya White Chocolate dengan Cokelat Lainnya

desa wisata instagramable

Ribuan Desa di Indonesia Siap Jadi Objek Wisata Instagramable