in , ,

Jangan Kabur! Ini Cara Resign yang Baik

Masuk baik-baik, keluar baik-baik

cara resign
Foto: freepik

Ngobrolin.id — Berpindah pekerjaan merupakan hal biasa, terutama bagi pekerja milenial seperti kita. Alasannya pun beragam, mulai dari mengembangkan diri hingga tergiur gaji, banyak karyawan memutuskan berpindah haluan. Eits, jangan buru-buru. Perhatikan lagi etika dan cara resign yang baik agar hubunganmu dan kantor lama tetap baik, ya.

Bicarakan baik-baik

Kamu pasti bekerja di bawah atasan kamu, bukan? Saat ingin mengajukan resign, pastikan kamu sudah mendiskusikannya dengan atasan kamu sebelumnya. Jelaskan alasanmu dengan baik-baik mengapa kamu memutuskan untuk mengajukan pengunduran diri. Carilah waktu yang tenang di saat kamu dan atasanmu sama-sama dalam keadaan kepala dingin.

Lakukan prosedur dengan benar

Prosedur pengunduran diri berbeda-beda di setiap kantor. Tanyakan kepada bagian HRD mengenai cara pengunduran diri ini. Mulai dari berkas-berkas yang dibutuhkan, hingga apa saja syarat yang diperlukan.

Selesaikan semua tugasmu

Jika sudah mendapat lampu hijau dari kantor, sudah saatnya kamu menyelesaikan tugas yang belum terselesaikan. Pastikan saat keluar dari pekerjaanmu, seluruh tugas yang diberikan sudah kamu selesaikan dengan baik. Jangan sampai ada tugas yang belum selesai dan menjadi beban kantor dan bebanmu juga di kemudian hari.

Patuhi ‘waktu’ yang diberikan

Setidaknya, ada jangka waktu dari pengajuan surat pengunduran diri hingga saat kamu benar-benar keluar dari perusahaan. Gunakan waktu tersebut untuk menyelesaikan seluruh urusanmu. Mulai dari mengemasi barang, menyelesaikan tugas dan proyek, dan urusan lain. Jangan sampai kamu melebihi waktu yang diberikan. Pun sebaliknya, jangan kabur duluan!

Delegasikan tugas yang belum selesai

Jika hingga waktu yang ditentukan tugasmu belum selesai dan kamu benar-benar sudah harus pergi, delegasikan tugasmu kepada orang yang sudah tahu pekerjaanmu dengan benar. Kamu bisa meminta tolong bantuan rekan kerjamu yang tentu saja sudah kamu diskusikan terlebih dahulu. Mintalah bantuan kepada atasan atas tugas tersebut. Intinya, komunikasikan!

Bersihkan file pribadi

Saat menggunakan fasilitas kantor, pasti ada saja data yang kamu simpan di dalamnya. Sebelum pergi, pastikan seluruh data pribadimu sudah tidak ada di fasilitas yang dipinjamkan kantor. Log out seluruh akun, hapus dan pindahkan seluruh file, dan kembalikan barang tersebut, ya.

Minta referensi dan berikan referensi juga

Jangan lupa untuk meminta referensi kepada kantor, baik tertulis maupun lisan. Terutama surat keterangan kerja, kamu harus mengurusnya sebelum benar-benar pergi dari kantor lamamu, ya. Begitu pula sebaliknya, bantu kantor mencari penggantimu bila memungkinkan.

Pamit ke semua karyawan

Selama bekerja, pasti kamu pernah bercengkerama dengan sesama karyawan dan petugas di kantor tersebut. Berpamitanlah secara baik-baik, ucapkan terima kasih dan minta maaf atas semua kesalahan yang pernah kamu lakukan. Nggak ada salahnya, lho, untuk memberikan kenang-kenangan kecil seperti makan bersama.

Semoga pekerjaan barumu tak kalah seru, ya!

cover letter

Tips Membuat Cover Letter yang Menarik Recruiter

manfaat berenang

Manfaat Berenang yang Harus Kamu Tahu