in ,

Jazz Gunung Bromo 2021 Digelar Secara Langsung, Tapi Banyak Syaratnya

Jazz gunung bromo
foto: Pixabay

Ngobrolin.id — Pagelaran musik Jazz Gunung Bromo 2021 digelar secara langsung alias live pada 25 September 2021. Namun bukan tanpa syarat, pasalnya Kabupaten Probolinggo masih berstatus PPKM level 2. Kondisi tersebut membuat penyelenggara hanya diperbolehkan menerima 25 persen tamu.

Bila pada 2019 acara ini menerima 2.000 orang, pada tahun ini mereka hanya bisa menerima maksimal 500 penonton. Melansir dari cnnindonesia.com, pendiri Jazz Gunung Indonesia, Sigit Pramono, menjelaskan, nantinya setiap 25 orang penonton akan didampingi oleh satu petugas. Dengan begitu, pendamping bisa mengawasi pengunjung untuk tetap mematuhi protokol kesehatan selama konser berlangsung.

Selain itu, pendamping tersebut juga bertugas membantu pengunjung menggunakan aplikasi PeduliLindungi. Aplikasi tersebut dibutuhkan untuk memperlihatkan sertifikat vaksinasi yang menjadi syarat masuk ke area tersebut.

Pihak penyelenggara juga sudah menyiapkan rencana alternatif jika aplikasi PeduliLindungi tidak stabil, penyelenggara sudah memegang nama dan NIK pengunjung sehingga mereka bisa melihat status vaksinasi pengunjung.

Syarat lain yang diberlakukan oleh Jazz Gunung Bromo 2021 adalah tes antigen COVID-19. Tentunya, cuma penonton yang negatif yang boleh masuk ke area konser tersebut. Penyelenggara sudah menyiapkan ambulans untuk mengangkut pengunjung yang memiliki hasil positif. Jadi, syarat penting yang harus diikuti oleh pengunjung adalah vaksin dan tes antigen.

Sigit menjelaskan persyaratan yang diterapkan oleh Jazz Gunung Bromo 2021 akan lebih ketat dibanding mal. Dengan begitu, konser ini bisa berjalan dengan lancar dan aman.

Jazz Gunung Bromo digelar pertama kali pada 2008. Tahun ini acara tersebut akan menghadirkan Janapati, Ring of Fire Project, Fariz RM, The Jam’s, Dua Empat, dan Surabaya Pahlawan Jazz.

A world without

A World Without, Film Terbaru Netflix yang Masih Misteri

kebiasaan keuangan yang buruk

Kebiasaan Keuangan Buruk yang Bikin Akhir Bulan Merana