in

Kenalan Lebih Jauh dengan Maksud ‘Musik Indie’ agar Tidak Salah Arti

para pecinta senja dan kopi coba baca ini

musik indie
foto: pixabay

Ngobrolin.id — Siapa yang tidak mengenal kata ‘musik indie’. Saat ini kata tersebut semakin sering ditemui tatkala industri musik semakin berkembang di dunia digital. Banyak musisi ‘indie’ yang mulai mencuat di hadapan publik dan berhasil memikat hati pendengar sehingga namanya semakin membesar dengan kata ‘musik indie’. Sebenarnya, apa sih arti dari indie itu sendiri.

Saat ini musik indie diidentikkan dengan kopi-senja-kopi-senja-sakit maag karena cuma minum kopi di kala senja. Kopi dan senja memang sebuah kata yang memiliki banyak arti filosofis. Tak heran, jika kedua kata ini sering dijumpai pada beberapa bait lagu yang cukup puitis. Lirik yang puitis memang sudah menjadi ciri khas sendiri dari musik indie. Namun, sebenarnya makna indie tidak sesempit itu, mari kita bahas.

Indie sendiri bukanlah sebuah aliran musik, indie merupakan kependekan dari ‘Independent’ atau artinya berdiri sendiri. Jadi, seorang musisi yang menghasilkan sebuah karya yang dilakukan oleh diri sendiri, tanpa bantuan label besar sudah dapat dikatakan dengan indie.

Label musik besar biasanya akan membantu para musisi mulai dari memproduksi lagu hingga memasarkan karya yang sudah dihasilkan. Sementara, para musisi yang menggunakan jalur indie akan melakukan seluruh rangkaian produksi hingga marketing seorang diri tanpa bantuan label besar. Tak jarang, para musisi indie hanya memiliki tim yang sedikit.

Lalu, apakah indie hanya sebatas lagu sendu nan puitis nan senja nan kopi nan sakit maag? Tentu tidak. Indie juga dapat kamu temui pada aliran alternative rock, pop, rock, dan genre-genre musik lainnya yang masih banyak.

Musik indie sendiri pernah tenar pada 2000-an, saat itu makna indie tidak sesempit saat ini. Namun, makin ke sini sebagian masyarakat semakin menyempitkan maknanya yang hanya sebatas lagu galau yang puitis.

Sebenarnya, motif atau alasan para musisi memilih indie itu bermacam-macam, bergantung pada diri mereka sendiri. Namun, sebagian besar musisi indie ingin berkarya dengan bebas tidak terbentur dengan keinginan label. Label besar pasti harus memahami dengan baik kondisi pasar, karya apa yang laku di pasaran agar label tersebut tidak merugi. Hal itulah yang menyebabkan label memiliki aturan sendiri.

Mereka yang tidak bisa mengikuti aturan tersebut lebih memilih berkarya sesuai dengan dirinya sendiri dan tidak terbatas. Meskipun dengan risiko harus mengerjakan semua tetek bengeknya sendiri.

Jadi, sudah pahamkan bahwa musik indie itu bukan aliran musik?! Jangan sampai salah paham lagi, ya!

workout

Jaga Kesehatan Badan dengan Rajin Workout

microsleep

Kenali Microsleep Saat Berkendara dan Hindarkan dengan Cara Ini