in

Kenali Cara Penggunaan Obat Selama Puasa

Kalau kamu sedang sakit dan mengonsumsi obat, ada baiknya cari tahu dulu bagaimana cara penggunaan obat selama puasa..

cara penggunaan obat selama puasa
Foto: pexels

Ngobrolin.id — Ketika Ramadan, bagi umat muslim kewajiban berpuasa pun akan menggeser pola makan. Begitu pula dengan cara penggunaan obat selama puasa, pasti berbeda dengan bulan-bulan lainnya.

Perubahan waktu minum obat bisa memengaruhi efek terapi obat. Beberapa obat harus dikonsumsi dalam jumlah tertentu. Beberapa jenis lainnya memiliki selang waktu yang harus ditepati. Oleh karena itu, tidak ada salahnya berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu ketika menerima resep obat.

Jenis obat yang dikonsumsi satu kali dalam satu hari tidak mengalami perubahan waktu. Obat ini bisa kamu minum ketika sedang berbuka. Atau, kamu juga bisa mengonsumsi obat ketika masuk waktu sahur. Asalkan jangan kesiangan dan malah nggak jadi minum obatnya, ya.

Obat yang dikonsumsi dua kali dalam satu hari juga nggak memiliki waktu yang berbeda dalam pengonsumsiannya. Obat ini bisa dikonsumsi saat sahur dan berbuka puasa. Beberapa obat harus diminum setelah makan makanan berat terlebih dahulu.

Jika obat diminum sebanyak tiga hingga empat kali sehari, aturannya bisa berubah, lho. Pertama, obat tersebut diganti dengan bentuk sediaan lepas lambat. Bentuk ini memiliki kandungan yang lebih banyak daripada yang biasanya dikonsumsi. Dengan mengonsumsi obat sediaan lepas lambat atau aksi panjang, frekuensi konsumsi obat bisa berkurang.

Obat juga bisa diganti dengan obat lain yang memiliki efek serupa dan mekanismenya sama, tapi memiliki durasi aksi yang lebih panjang. Sebagai contoh obat untuk hipertensi. Jika selama ini penderita meminum kaptopril sebanyak dua hingga tiga kali sehari, kini penderita cukup mengonsumsi lisinopril yang dikonsumsi satu kali sehari.

Cara kedua yang bisa digunakan adalah dengan menggeser waktu konsumsi obat. Cara ini dilakukan jika obat yang dikonsumsi tidak memiliki bentuk sediaan lepas lambat atau sejenisnya.

Konsumsi obat pun dibagi di malam hari menjadi tiga waktu yang berbeda. Dari rentang waktu berbuka hingga kembali masuk waktu puasa, biasanya penderita akan membagi waktu tersebut.

Sebagai contoh obat yang dikonsumsi tiga kali sehari sebaiknya diberikan pada pukul 18.00 atau pada saat berbuka, 23.00 atau menjelang tengah malam, dan 04.00 atau pada saat sahur menjelang waktu imsak.

Jika penderita mengonsumsi obat sebanyak empat kali sehari, sebaiknya penderita memadatkan waktu pembagian dari buka menuju sahur dan membaginya menjadi empat. Sebagai contoh obat pertama dikonsumsi pada waktu 18.00 ketika berbuka, kemudian pukul 22.00, pukul 01.00, dan terakhir pukul 04.00 saat sahur.

ibu menyusui

Ibu Menyusui Wajib Perhatikan Hal Ini

kulit wajah kering saat puasa

Kulit Wajah Kering Saat Puasa? Ini Solusinya!