in

Kenali Ciri Gangguan Narsistik

Awas! Jangan-jangan temanmu salah satunya!

gangguan narsistik
Foto: freepik

Ngobrolin.id — Apakah kamu pernah menemui orang yang sangat menonjolkan dirinya sendiri? Bangga pada diri sendiri itu harus ya, guys. Namun, terlalu percaya diri dan terlalu senang memuji diri sendiri hingga melupakan perasaan orang lain bisa jadi merupakan ciri dari gangguan narsistik. Yuk, intip ciri lainnya agar kamu tak salah mengenali.

Selalu ingin jadi pusat perhatian

Orang dengan gangguan narsistik merasa harus menjadi pusat perhatian dalam semua obrolan. Bagi dirinya, kehidupannya sangat menarik sehingga orang lain pasti akan senang membahasnya. Bahkan, ia akan merasa jauh lebih tahu ketimbang siapa pun ketika dalam suatu obrolan. Hmm… gimana dengan kamu, guys?

Selalu benar, paling benar, harus paling benar!

Karena merasa mengetahui segalanya dengan lebih baik, seseorang yang menderita narsistic disorder akan merasa seluruh pendapatnya adalah yang paling benar. Ia tidak akan merasa salah, orang lainlah yang salah. Mereka juga akan melempar kesalahannya pada orang lain.

Merasa paling istimewa

Seseorang dengan gangguan narsistik akan merasa menjadi orang paling istimewa. Oleh karena itu, ia akan merasa pantas mendapat perlakuan spesial dari orang lain. Alih-alih merasa malu, ia akan merasa bahwa hal tersebut pantas ia terima dan wajar di mata orang lain.

Puji aku! Kagumi aku!

Selain mendapatkan hak istimewa, seorang narsistik juga ingin selalu dipuji dan dikagumi. Mereka memiliki fantasi mengenai kesuksesan, kekuasaan, dan hal-hal superior lainnya sehingga merasa pantas dibanjiri pujian. Meskipun demikian, jika ditelusuri lebih lanjut, orang-orang ini pun belum tentu mencapai sebuah pencapaian yang pantas untuk bisa dibanggakan dan dijunjung tinggi. Hmm

Cemburu

Karena merasa paling istimewa, orang dengan gangguan narsistik akan mudah cemburu terhadap pencapaian orang lain. Sebaliknya, ia pun akan merasa dicemburui atas pencapaian yang telah ia dapatkan. Mereka pun cenderung tidak bisa dikritik dan menganggap hal tersebut adalah rasa iri dari orang lain.

Tidak memiliki empati

Kecenderungan tidak memiliki empati akan menyerang para penderita gangguan narsistik. Sebab, menurut mereka, dunia berputar di sekeliling mereka saja. Dengan begitu, orang-orang ini menjadi tidak peka dengan keadaan sekitar.

Selain mendambakan pujian, sifat narsistik juga mengakibatkan orang tersebut tidak peka terhadap keadaan sekitar. Misalnya, ketika orang lain sedang tertimpa musibah, baginya hal tersebut bukanlah hal spesial karena tidak ada hubungan dengan dirinya.

lagu Avril Lavigne

Yuk, Nostalgia dengan Lagu-lagu Hits Avril Lavigne

Zona Kalap

IIBF 2019: Zona Kalap yang Bikin Auto-kalap