in ,

Kenali Jenis-jenis Program Diet

sebelum memilih diet, pelajari dengan baik jenis diet yang kamu pilih

program diet
foto: pixabay

Ngobrolin.id — Mengurangi berat badan dapat dilakukan dengan berbagai cara, seperti mengatur pola makan, dan rajin berolahraga. Selain itu, untuk membantu mengurangi berat badan kamu dapat menggunakan salah satu program diet yang kamu rasa mampu untuk melakukannya.

Dalam memutuskan untuk memilih program diet, kamu harus mengetahui dulu kapasitas diri sendiri. Jangan pernah memaksakan untuk menerapkan salah satu program diet atau berspekulasi sendiri hingga menciptakan program diet ala kamu tanpa adanya riset secara ilmiah.

Agar lebih aman, kamu dapat berkonsultasi dengan dokter untuk memilih menu diet yang tepat untuk tubuh kamu. Pasalnya, tak semua jenis diet cocok untuk tubuh kamu. Program diet yang tidak cocok malah tidak membawa pengaruh apa pun dalam tubuh kamu. Simak ulasan berikut.

Diet rendah lemak

Pada diet rendah lemak kamu harus mengonsumsi makanan yang memiliki kandungan rendah lemak. Kamu hanya perlu mengonsumsi yang rendah lemak, bukannya tidak boleh sama sekali mengonsumsi makanan yang mengandung lemak. Bagaimana pun lemak sangat bermanfaat untuk menghasilkan energi untuk tubuh kamu.

Diet mayo

Diet mayo merupakan program diet yang memiliki fokus untuk menurunkan beran badan dengan cara mengubah gaya hidup menjadi gaya hidup sehat. Jika kamu menggunakan program diet mayo, kamu dianjurkan untuk mengonsumsi makanan rendah karbohidrat dan makanan yang memiliki kandungan lemak baik dengan menyisipkan grapefruit sebagai salah satu menu utama.

Sayangnya, ada beberapa pendapat yang mengatakan bahwa diet mayo ini hanya menghilangkan cairan dan massa otot sehingga diet mayo masih kurang untuk direkomendasikan.

Diet tinggi protein

Diet tinggi protein menganjurkan kamu memakan makanan yang tinggi kandungan protein. Namun, dalam waktu bersamaan, kamu harus membatasi konsumsi karbohidrat dari biji-bijian, buah, sayur, dan sereal. Asupan karbohidrat yang rendah membuat tubuh membakar lemak yang tersimpan di dalam tubuh sebagai sumber energi. Akan tetapi, diet tingggi protein ini kurang baik untuk jangka panjang.

Diet 5:2

Diet ini dilakukan dengan cara tetap makan normal selama lima hari, lalu berpuasa selama dua hari dalam satu minggu. Diet ini mampu menurunkan berat badan dan mampu meningkatkan usia hidup serta fungsi kognitif tubuh. Selain itu, diet ini mampu melindungi otak dari kondisi demensia dan alzheimer.

investasi

Apa sih Investasi? Apakah Anak Muda Bisa Investasi?

buku bajakan

Jauhkan Diri Kamu dari Buku Bajakan!