in ,

Kenali Lebih Jauh Istilah New Normal

istiah yang sering bersliweran belakangan ini

new normal
foto: pexels

Ngobrolin.id — Beberapa waktu belakangan ini istilah ‘new normal ramai berseliweran di media sosial, berita televisi, dan portal media. Sebenarnya, apa sih maksud new normal yang sering digaungkan oleh media-media?

Dilansir dari kompas.com, new normal adalah perubahan perilaku yang terjadi saat menjalankan aktivitas normal seperti biasa namun ditambah dengan protokol kesehatan yang baru guna mencegah terjadinya penularan Covid-19.

Protokol kesehatan yang baru tersebut terdiri atas rajin mencuci tangan, menjaga jarak dengan yang lain, mengenakan masker saat berada di tempat umum, menghindari kontak fisik seperti bersalaman, serta menghindari kerumunan. Protokol kesehatan tersebut harus dijalankan selama masyarakat beraktivitas seperti biasa, misalnya bekerja dan sekolah.

Dengan kata lain, istilah new normal merupakan skenario penanganan wabah Covid-19 untuk menyelamatkan kesehatan serta sosial dan ekonomi. Pasalnya, roda perekonomian dan sosial merupakan hal krusial yang harus terus berjalan di tengah wabah. Oleh karena itu, saat ini pemerintah sedang mengusahakan skenario terbaru.

Penerapan skenario ini dilakukan oleh pemerintah dengan dasar studi epidemiologis dan kesiapan regional. Tidak semua daerah bisa menerapkan new normal dalam waktu yang bersamaan. Pemerintah harus mengevaluasi terlebih dahulu apakah daerah tersebut sudah layak untuk diterapkan skenario ini atau belum.

Untuk pemerintah daerah yang bisa menerapkan kebijakan ini minimal harus berada di level moderat atau sedang. Beberapa daerah di Pulau Jawa menggunakan 5 level scoring dalam menangani keparahan pandemi Covid-19. Level tersebut adalah krisis, tingkat parah, substansial, sedang, dan rendah.

Tentunya untuk menerapkan kebijakan ini harus memiliki standar yang tepat, pengawasan yang rutin, serta sosialisasi yang merata. Hal ini agar kebijakan tersebut bisa benar-benar menjadi solusi yang tepat untuk menangani wabah Covid-19.

Skenario tersebut rencananya akan diterapkan selama vaksin Covid-19 belum ditemukan. Beberapa ahli dan pakar kesehatan memperkirakan vaksin tersebut paling cepat baru dapat ditemukan pada 2021. Artinya, masyarakat akan menerapkan skenario ini minimal hingga tahun depan atau sampai vaksin ditemukan.

Sebenarnya, yang terpenting adalah kesadaran diri sendiri untuk menjaga kesehatan dengan cara menerapkan pola hidup sehat, berpikiran positif, tidak makan sembarangan, dan memperkuat diri dengan asupan bergizi agar terbebas dari berbagai ancaman penyakit, salah satunya virus corona.

 

dita karang

Sederet Fakta Dita Karang, Member K-Pop Secret Number asal Indonesia

harvest moon: one world

Harvest Moon: One World Rilis Tahun Ini