in

Kenali Tahapan Gejala Tifus

Agar tidak salah deteksi, dan jangan lupa berobat ke dokter ya.

Gejala tifus
Foto: pixabay

Ngobrolin.id — Penyakit tifus sudah lama dikenal sebagai salah satu penyakit berbahaya. Gejala tifus sebenarnya mudah dikenali, tapi sering kali keliru dengan penyakit serupa, misalnya demam berdarah. Yuk, kenali tahapan gejala tifus agar tidak keliru.

Tifus disebut juga tipes atau demam tifoid. Penyakit ini disebabkan oleh infeksi bakteri Salmonella thypii. Konsumsi makanan dan minuman yang sudah terkontaminasi tinja yang mengandung bakteri tersebut bisa menularkan tifus dengan sangat cepat. Tifus juga bisa menular lewat paparan urine penderita.

Setelah terinfeksi bakteri Salmonella thypii, umumnya masa inkubasi akan berlangsung selama 1 hingga 2 minggu. Pada masa ini, gejala awal akan timbul.

Gejala awal dari penyakit ini adalah demam yang bertahap. Demam ini bisa mencapai hingga 39—40°C. Di malam hari, suhu tubuh bisa lebih meningkat. Penderita juga akan mengalami nyeri otot dan sakit kepala.

Gelaja awal yang terjadi juga adanya pembesaran ginjal dan hati, kelelahan dan lemas, berkeringat, batuk kering, penurunan berat badan, sakit perut, hingga kehilangan nafsu makan.

Anak-anak umumnya akan mengalami gejala diare. Sementara, pada orang dewasa, gejala pencernaan yang dialami adalah konstipasi. Tifus juga menyebabkan ruam pada kulit berupa bintik kecil merah muda. Penderita juga biasanya akan menjadi linglung.

Gejala ini akan berubah-ubah tergantung waktu inkubasi bakteri dalam tubuh. Minggu pertama ditandai dengan demam, sakit kepala, lemas dan tidak enak badan, batuk kering, serta mimisan.

Memasuki minggu kedua, gejala ini bisa lebih parah. Terutama jika penderita tidak mendapat penanganan yang cukup. Demam tinggi masih akan berlangsung dan denyut nadi menjadi lebih lambat. Muncul bintik-bintik seperti bunga mawar di daerah perut dan dada.

Penderita juga umumnya akan mengigau. Sakit perut disertai diare atau konstipasi juga akan semakin parah. Gangguan pencernaan ini diikuti dengan warna tinja yang berubah menjadi kehijauan. Selain itu, penderita juga mengalami perut kembung. Hal ini akibat adanya pembengkakan hati dan empedu.

Minggu ketiga penyakit yang disebabkan bakteri ini, suhu tubuh akan menurun. Namun jika tak juga ditangani dengan layak, tifus bisa memicu pendarahan pada usus. Akibat terburuk yang ditimbulkan adalah usus bisa pecah.

Di minggu keempat, demam akan berangsur reda. Walaupun demikian, penderita harus terus dirawat agar tidak muncul komplikasi lainnya yang mungkin terjadi.

bikin mobil lebih ceper

Cara Bikin Mobil Lebih Ceper dengan Aman

Kado dalam jar

Ide Kado Unik dalam Jar Kaca yang Imut