in ,

Kenapa Hari Guru Jatuh pada 25 November?

Selamat hari guru untuk semua guru yang terus berjuang tanpa mengenal lela

hari guru
foto: Pixabay

Ngobrolin.id  — Tiap 25 November selalu menjadi tanggal untuk memperingati jasa-jasa para guru yang sudah diberikan untuk mencerdaskan bangsa. Namun, pernah gak sih kamu berpikir, kenapa ya Hari Guru Nasiona jatuh pada 25 November? Apakah ada sejarah di balik tanggal 25 ini yang berkaitan dengan guru?

Setiap 25 November pasti akan digelar upacara bendera di satuan pendidikan untuk memperingati Hari Guru. Namun, agaknya pada tahun ini berbeda. Masyarakat diminta untuk ikut merayakan momentum tersebut via daring dan televisi karena pandemi masih berlangsung hingga saat ini.

Hari Guru ditetapkan dalam Keputusan Presiden No. 78 Tahun 1994, keputusan tersebut ditandatangani oleh Presiden Indonesia ke-2, yaitu Soeharto. Penetapan hari tersebut diambil bersamaan dengan Hari Ulang Tahun Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) yang sudah terbentuk sejak 1945.

Namun, sebenarnya PGRI sudah ada sejak 1912, pada saat itu namanya masih PGHB atau Persatuan Guru Hindia Belanda. Persatuan guru tersebut didirikan oleh pemerintah Belanda. Selanjutnya, pada 1932 persatuan tersebut berganti nama menjadi Persatuan Guru Indonesia atau (PGI).

Pada masa itu, PGHB merupakan persatuan guru terbesar yang memuat beberapa suborganisasi guru, mulai dari Persatuan Guru Desa, Persatuan Guru Ambachtsschool, Perserikatan Normaalschool, Hogere Kweekschool Bond, dan Persatuan Guru Bantu.

Ketika Jepang masuk ke Indonesia dan mulai menguasai Nusantara, seluruh kegiatan sekolah ditutup sehingga PGI tidak bisa beroperasi.

Setelah Indonesia mengumumkan kemerdekaannya pada 17 Agustus 1945, masyarakat Indonesia menggelar Kongres Guru Indonesia pada 24—25 November 1945. Kongres tersebut diikuti oleh berbagai organisasi dan kelompok guru.

Penetapan nama PGRI bersamaan dengan momentum 100 hari Indonesia merdeka. Para anggota kongres yang hadir menyepakati tiga tujuan yang harus diwujudkan. Tujuan tersebut adalah mempertahankan dan menyempurnakan Republik Indonesia, mempertinggi tingkat pendidikan dan pengajaran sesuai dasar-dasar kerakyatan, serta membela hak dan nasib buruh pada umumnya.

Melalui kongres tersebut, semua guru menyatakan berada di bawah wadah PGRI dan menyatakan kesetiaannya untuk mengabdi kepada Negara Indonesia.

shopaholic

Shopaholic, Penggemar Belanja Meskipun Gak Penting

cuti akhir tahun 2020

Sudah Tahu Belum? Cuti Akhir Tahun 2020 Bakal Ada Revisi Pengurangan